AYOJAKARTA.COM - Selain air putih, susu, teh, dan coke, mungkin kopi adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia.
Uniknya, kopi bukanlah sekadar minuman biasa, tetapi sudah menjadi gaya hidup bagi sebagain orang.
Dilansir dari web Common Room Roasters, kopi telah menjadi bagian dari cara kita berinteraksi satu sama lain.
Minum kopi tidak lagi berarti sekedar minum kopi; itu berarti menghabiskan waktu bersama teman, kolega, dan orang yang kamu temui di tempat kerja atau dalam perjalanan.
Baca Juga: Rekrutmen CPNS akan Dibuka Tahun Ini, Berikut Formasi yang Dibuka untuk Lulusan SMA
Berikut adalah 7 fakta unik tentang kopi yang mungkin belum banyak diketahui oleh orang.
1. Kopi sebenarnya buah-buahan
Apa? Kopi termasuk buah-buahan? Secara botani, buah adalah bagian tumbuhan yang mengandung biji.
Pohon kopi menghasilkan buah beri. Biji kopi yang kita seduh adalah biji dari buah beri yang bernama kopi.
2. Kopi ditemukan oleh penggembala kambing dari Ethiopia
Meski sekarang kopi sudah menjadi tren gaya hidup kelas menengah ke atas, mulanya kopi ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang penggembala kambing di Ethiopia.
Penggembala tersebut memperhatikan bahwa kambingnya menjadi sangat waspada setelah mengkonsumsi buah beri dari pohon kopi.
Pengetahuan ini menyebar dengan cepat, dan para penggembala kambing serta biksu lainnya menyadari bahwa kopi akan membantu mereka tetap terjaga dalam waktu lama.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Olahraga Favoritmu Ternyata Dapat Mengungkap Kepribadian Sejatimu Lho!
3. Tak ada kopi tanpa lebah
Lebah merupakan penyerbuk utama tanaman kopi. Cara berkembang biak tanaman kopi adalah dengan menghasilkan bunga mirip nektar yang sangat manis yang diserbuki oleh lebah. Bunganya juga mengandung nektar berkafein.
Kafein membuat lebah lebih waspada. Lebah yang berkafein lebih efisien dalam mengumpulkan serbuk sari dan membawanya kembali ke sarangnya.
Kafein juga mempunyai efek yang sama pada kita. Ini meningkatkan suasana hati kita dengan memblokir reseptor adenosin di otak kita, yang bertanggung jawab membuat kita mengantuk.
Selain gula, kafein menciptakan kombinasi peningkatan kewaspadaan yang membuat kita merasa lebih waspada dan terjaga.
4. Kopi pernah berperan dalam konteks agama
Pada awal abad ke-17, kopi telah mencapai Timur Tengah, khususnya Persia dan Turki.
Popularitas kopi sempat menurun setelah dilarang oleh otoritas agama di Mekah dan Kairo pada abad ke-16.
Larangan tersebut segera dicabut karena adanya tekanan dari pedagang besar yang mengambil keuntungan dari perdagangan kopi.
Minuman ini segera menjadi favorit di kalangan agama dan di kalangan cendekiawan dan intelektual di dunia Muslim dan kemudian di Eropa Kristen.
Pada periode inilah kopi memperoleh reputasi sebagai stimulasi intelektual.
Kalangan elit memandang minuman tersebut sebagai alternatif alkohol yang mewah dan menyehatkan.
5. Hindari minum kopi di pagi hari
Kamu suka minum kopi di pagi hari? Sama! Tapi ternyata minum kopi di pagi hari tidak membantu kita. Bahkan sebenarnya dapat merugikan kita, dengan menipu tubuh agar memproduksi kortisol pada saat yang tidak diperlukan.
Itu karena tubuh kita memproduksi kortisol secara alami segera setelah Anda bangun tidur.
Jika kamu minum banyak kopi di pagi hari, kamu akan sangat waspada dan energik. Tapi di siang hari, kadar kortisol akan turun drastis sehingga membuat kamu merasa tidak enak badan.
6. Warung kopi meningkatkan kreativitas
Pernah dengar istilah obrolan warung kopi? Ya, karena di warung kopi otak kita jadi lebih aktif dan melahirkan banyak ide buat jadi bahan obrolan.
Baca Juga: H-1 Lebaran! Bantuan Rp600 Ribu Masuk Rekening KPM Khusus untuk Kategori Ini, Cek Kartu KKS Sekarang
Itu pula mengapa sekarang banyak anak-anak muda yang mengerjakan tugasnya di warung kopi sambil berinternet ria.
Harum aroma kopi ternyata bisa merangsang otak kita untuk lebih kreatif loh.
7. Kopi bisa memperpanjang umur
Umur memang bukan urusan manusia jika dikaitkan dengan ajal. Tapi secara medis, kopi berdampak positif bagi kesehatan kita loh.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum kopi cenderung tidak terkena depresi atau penyakit Alzheimer, dua kondisi yang memperpendek harapan hidup.
Para peneliti juga menemukan bahwa kopi dapat membantu tubuh melawan penyakit kronis lainnya.
Dua bahan kimia dalam kopi, asam caffeic dan asam klorogenat, mengurangi peradangan dan menunjukkan kapasitas antioksidan.
Ketika dikonsumsi, mereka meningkatkan tingkat antioksidan dalam tubuh dan menurunkan stres oksidatif dalam sel, yang dapat memperlambat dan bahkan mencegah kerusakan dan kematian sel dengan mengurangi aktivitas radikal bebas.
Baca Juga: Masuk Harus Pakai Nilai UTBK? Intip Nilai Minimal untuk Lolos di PKN STAN
Artinya, minuman tersebut juga dapat mengurangi risiko kanker.***