AYOJAKARTA.COM - Sudah siap dengan baju baru, celana baru, sandal baru? Sudah siap berangkat ke lapangan untuk melaksanakan shalat Idul Fitri?
Ada baiknya sebelum berbondong-bondong ke lapangan, kita mempelajari dulu tata cara shalat Idul Fitri.
Dilansir dari web NU online, berikut tata cara shalat Idul Fitri.
Shalat Idul Fitri atau shalat Id dikerjakan sebanyak dua rakaat secara berjamaah ditambah khutbah setelahnya.
1. Niat shalat Idul Fitri
Tidak sah suatu perbuatan tanpa diniatkan, termasuk melaksanakan shalat Idul Fitri.
Niat adalah menyengaja melakukan perbuatan semata-mata karena menaati perintah Allah SWT dan mengikuti apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Supaya kita tidak lupa dengan rukun shalat Idul Fitri, dan untuk memantapkan hati melaksanakannya, berikut bacaan niat shalat Idul Fitri.
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَــالَى
Kamu boleh mengucapkan niat tersebut atau cukup melaksanakannya di dalam hati.
2. Takbiratul ihram
Setelah imam membaca takbir, makmum mengikuti dari belakang. Pada rakaat pertama shalat Idul Fitri, kita disunnahkan membaca 7 kali takbiratul ihram.
Di sela-sela tiap takbir itu dianjurkan membaca:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Atau membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
3. Membaca surat Al-Fatihah
Setelah selesai membaca iftitah dan melakukan takbir sebanyak tujuh kali, wajib membaca surat Al-Fatihah. Kemudian dianjurkan membaca surat Al-A'la.
Baca Juga: Fakta Psikologi Orang yang Suka Pakai Baju Motif Kotak-kotak, Ternyata Sosok yang Sangat Humoris?
Kemudian dilanjutkan dengan rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud, dan berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua.
Dalam rakaat kedua ini, kita hanya membaca takbiratul ihram sebanyak 5 kali, kemudian dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan dianjurkan membaca surat Al-Ghasiyah.
Setelah selesai melaksanakan shalat Idul Fitri, dilanjutkan mendengarkan khutbah.***