AYOJAKARTA.COM - Dalam beberapa hari ke depan, kita akan berpisah dengan bulan yang agung Ramadhan 1445 H.
Sebagian besar masyarakat berbondong-bondong menuju ke kampung halaman mereka untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara.
Sidang isbat Kementerian Agama RI akan digelar pada Selasa, 9 April 2024, untuk menentukan kapan Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh.
Jika pada tanggal 9 April 2024 hilal dinyatakan tidak terlihat, maka esok harinya, 10 April 2024 kita tetap berpuasa.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Ada 9 Cara Memegang Rokok yang Bisa Ungkap Kepribadianmu, Kamu Nomor Berapa?
Namun jika pada hari itu ada orang yang menyaksikan hilal di ufuk barat sesaat setelah mentari tenggelam, maka kita akan melaksanakan Shalat Ied keesokan harinya.
Moonsighting Committee Worldwide, perkumpulan astronom muslim sedunia, melalui web mereka telah memetakan peluang terlihatnya hilal bulan Syawal tahun ini.
Urjunul qodim atau bulan tua yang menjadi penanda akhir bulan Ramadhan akan terlihat pada tanggal 7 dan 8 April 2024.
Sedangkan konjungsi, ketika matahari, bulan, dan bumi berada di satu garis lurus, akan terjadi pada Senin, 8 April 2024 pukul 18.21 UT bertepatan dengan Selasa, 9 April 2024 pukul 01.21 WIB dini hari.
Pada tanggal 9 April 2024 hilal atau bulan baru penanda masuknya bulan Syawal hanya bisa dilihat di Eropa, Afrika, dan Amerika.
Barulah keesokan harinya, Rabu 10 April 2024, hilal bisa dipantau dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Itu artinya, jika kita konsisten berpegang pada rukyatul hilal lokal sesuai dengan kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), maka Lebaran tahun ini bisa jadi jatuh pada tanggal 11 April 2024.
Tapi kapankah tepatnya Idul Fitri 1445 H akan ditetapkan oleh pemerintah, kita tunggu saja hasil sidang isbat minggu depan.***