AYOJAKARTA.COM - Bagi sebagian orang yang menderita penyakit jantung, menjalani puasa selama bulan Ramadhan bisa menjadi tantangan tersendiri.
Namun, dengan pengetahuan yang tepat dan perhatian ekstra terhadap pola makan, puasa dapat tetap dilakukan dengan aman.
Pola makan menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan pasien penyakit jantung saat berpuasa.
Meskipun godaan makanan yang lezat terasa menggoda, ada baiknya untuk menghindari makanan-makanan tertentu yang dapat memperburuk kondisi jantung.
Baca Juga: Lebih Suka Buka Puasa dengan Air Es atau Hangat, Mana yang Lebih Sehat? Simak Jawabannya di Sini!
Dikutip Ayojakarta.com dari youtube Hello Sehat, pada Selasa, 2 April 2024, berikut pola makan yang sehat untuk pasien penyakit jantung.
1. Hindari Gorengan
Lemak yang terkandung dalam gorengan dapat memperburuk kondisi jantung Anda. Sebaiknya hindari mengkonsumsi gorengan saat sahur atau berbuka.
2. Batasi Konsumsi Garam
Makanan tinggi garam dapat meningkatkan tekanan darah, yang dapat memperburuk penyakit jantung. Batasi konsumsi makanan yang tinggi garam dan perbanyak konsumsi makanan rendah garam.
Baca Juga: Hukum Puasa Tanpa Makan Sahur, Apakah Sah atau Tidak? Ini Jawabannya
3. Makan dengan Porsi yang Tepat
Mengonsumsi makanan dalam porsi yang berlebihan dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Makanlah dengan porsi yang cukup, dan perbanyak konsumsi buah, sayur, dan protein rendah lemak.
4. Konsultasikan dengan Dokter
Sebelum memulai puasa, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter dapat membantu kamu mengatur menu sahur dan berbuka yang sehat sesuai dengan kondisi jantung kamu.
Jangan ragu untuk menyampaikan keinginan dan kebutuhan kamu kepada dokter untuk mendapatkan saran yang terbaik.***