Gaya Hidup

7 Jenis Cinta Menurut Psikolog, Hanya Sedikit Orang Mengalami yang Terakhir, Apakah Kamu Termasuk?

Oleh: Sinta Widia Lestari
Illustrasi. 7 Tanda Cinta

AYOJAKARTA.COM - Apa itu cinta berdasarkan pandangan psikologi? Para filsuf dan ilmuwan telah mencari jawaban atas pertanyaan ini selama bertahun-tahun.

Pada tahun 1980-an, psikolog Amerika Robert Sternberg mengembangkan teori cinta dengan 3 komponen yang mencakup kedekatan emosional, gairah, dan komitmen.

Menurutnya, ketiga komponen inilah yang membentuk perasaan indah sehingga terciptalah ribuan lagu dan buku tentang cinta.

Baca Juga: Politeknik Statistika (STIS): Sekolah Kedinasan yang Tanpa Tes Fisik, Ini Syarat dan Tahapan Seleksinya


Kemudian, berkat teorinya, Sternberg membedakan 7 jenis cinta dan kami akan memberitahumu dalam artikel ini.

Yang mana, jika kamu belum mencapai jenis cinta ketujuh, kamu dan pasanganmu mungkin hanya memerlukan lebih banyak waktu.

1. Infatuation/Cinta Pandangan Pertama

Ini adalah masa ketika dua orang hampir tidak saling mengenal, namun merasakan daya tarik satu sama lain.

Dalam hubungan seperti ini, dua orang sering kali tidak memiliki ide apakah mereka memiliki kesamaan apa pun, namun tetap bersama.

Menurut psikolog, infatuation ini dapat berubah menjadi sesuatu yang lebih lengkap dari waktu ke waktu, tetapi hal ini tidak selalu terjadi. Banyak pasangan tidak melewati jenis cinta ini.

Baca Juga: Simak 5 Ciri-Ciri Wanita Yang Menyukai Seseorang Menurut Psikologi, Salah Satunya Fast Respon!

2. Liking/Ketertarikan

Dalam hubungan seperti ini, kamu selalu bisa menjadi dirimu sendiri.

Dalam jenis cinta ini, orang biasanya bersatu dalam minat yang sama, pandangan hidup, dan perasaan yang saling mengerti.

Psikolog percaya bahwa kedekatan tanpa gairah dan komitmen lebih cenderung menghasilkan persahabatan daripada cinta yang sepenuhnya matang.

3. Empty love/Hanya komitmen

Pasangan yang mengalami jenis cinta ini hanya memiliki komitmen tanpa kedekatan emosional dan gairah.

Kadang-kadang jenis hubungan ini muncul setelah cinta besar yang membara, dan kadang-kadang sebaliknya: orang yang mengalami cinta dapat berubah, yang menambah gairah pada perasaan mereka.

Baca Juga: Ini 5 Bansos yang akan Cair Bulan Ini sampai Lebaran, Apa Saja?

4. Fatuous love/Komitmen dan Gairah

Jenis cinta ini mencakup komitmen dan gairah dan akrab bagi banyak pasangan.

Ini adalah jenis cinta yang ada ketika 2 orang sangat tertarik satu sama lain dan siap untuk mengikuti tradisi tertentu seperti pernikahan mewah, berbagi tugas rumah, tetapi tidak memiliki kedekatan yang sejati.

Menurut psikolog, pasangan seperti itu dapat hidup bersama untuk waktu yang lama, tetapi kebahagiaan mereka relatif.

Pada kenyataannya, mereka tidak memandang pasangan mereka sebagai teman.

Baca Juga: Ini 5 Bansos yang akan Cair Bulan Ini sampai Lebaran, Apa Saja?
5. Romantic love

Jenis cinta ini mencakup gairah dan kedekatan emosional.

Orang dalam pasangan seperti ini tertarik satu sama lain dan merasa nyaman berdampingan, tetapi mereka tidak siap untuk membuat komitmen serius.

Hubungan jenis ini sering tidak mencapai tingkat tinggal bersama atau pernikahan.

6. Companionate/Kedekatan Emosional dan Komitmen

Jenis cinta ini terdiri dari komitmen dan kedekatan. Hubungan seperti ini jauh lebih kuat daripada persahabatan biasa, dan ada ikatan yang sejati antara pasangan.

Namun ini adalah perjanjian yang agak suci karena jenis cinta ini kekurangan gairah.

Psikolog mengatakan bahwa jenis hubungan sahabat bisa muncul setelah bertahun-tahun mengenal sampai pernikahan.

Baca Juga: 6 Hal yang Tidak Bisa Kamu Kontrol, Awas Bisa Bikin Stres!


7. Consummate love/ Gairah, Kedekatan Emosional dan Komitmen

Cinta ini terdiri dari ketiga komponen: gairah, kedekatan emosional, dan komitmen.

Tentu saja, tingkatnya tidak selalu sama, tetapi penting untuk dicatat bahwa semuanya ada di sini.

Jenis hubungan ini tidak banyak yang bisa melakukan, namun jika orang berhasil membangunnya, mereka benar-benar saling mencintai.

Pasangan seperti ini kemungkinan besar akan dapat hidup bersama dalam waktu yang lama dan menikmati pernikahan mereka.

Psikolog yakin bahwa seseorang mengalami berbagai jenis cinta dalam hidup mereka.

Terkadang itu terjadi dengan pasangan yang mereka semakin dekat dan bergerak ke tingkat baru.

Berdasarkan jenis cinta dari psikolog di atas, apa yang sudah kamu alami?***

Reporter Sinta Widia Lestari
Editor Maria Wulan