Gaya Hidup

Tips Mengatasi 'Bau Naga' Saat Puasa Ramadhan, Ngobrol Lebih Percaya Diri

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Senin 01 Apr 2024, 15:12 WIB
Illustrasi. Tips Atasi Bau Mulut Saat Puasa Ramadhan

AYOJAKARTA.COM - Puasa Ramadhan menghadirkan tantangan unik, salah satunya bau mulut.

Kurangnya asupan makanan dan minuman selama berjam-jam dapat menyebabkan mulut kering dan bakteri berkembang biak, menghasilkan bau tak sedap.

Penyebab Bau Mulut Saat Puasa:

- Kurangnya air liur: Air liur membantu membersihkan sisa makanan dan menghambat pertumbuhan bakteri. Saat puasa, produksi air liur berkurang, menyebabkan bakteri berkembang biak dan menghasilkan bau mulut.

- Jarang gosok gigi: Kebersihan gigi dan mulut yang buruk dapat menyebabkan bau mulut.

- Penyakit rongga mulut: Sariawan, gigi berlubang, dan masalah lainnya dapat menyebabkan bau mulut.

- Kebiasaan merokok: Merokok dapat menyebabkan bau mulut dan mengurangi produksi air liur.

- Penyakit tertentu: Asam lambung, diabetes, penyakit ginjal, dan infeksi saluran pernapasan dapat menyebabkan bau mulut.

Baca Juga: Pendaftaran PKN STAN 2024: Segini Nilai Minimal UTBK dan Jumlah Soal SKD agar Lolos

Tips Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa:

1. Jaga kebersihan gigi dan mulut

Sikat gigi dua kali sehari, setelah sahur dan sebelum tidur.
Gunakan pembersih lidah atau sikat gigi untuk membersihkan lidah.
Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi.
Berkumur dengan obat kumur atau air putih.

2. Minum air putih minimal 8 gelas sehari:

Atur jadwal minum setelah buka puasa sampai sahur.
Minum air putih membantu meningkatkan produksi air liur.

3. Perbanyak konsumsi buah dan sayur:

Sayuran seperti bayam, brokoli, wortel, dan seledri membantu meningkatkan produksi air liur.
Buah-buahan seperti apel, jeruk, melon, semangka, dan nanas membantu mencegah bau mulut.

Baca Juga: Jurusan Kuliah Termahal dengan Prospek Karir Menjanjikan, Wort It?

4. Batasi konsumsi makanan manis dan berbau menyengat:

Hindari makanan seperti pete, jengkol, bawang putih, dan durian.
Batasi makanan dan minuman manis.
Minum air putih setelah mengkonsumsi makanan manis.

5. Berhenti merokok:

Rokok menyebabkan bau mulut dan mengurangi produksi air liur.

Bau mulut saat puasa dapat diatasi dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut, minum air putih yang cukup, mengkonsumsi buah dan sayur, dan menghindari makanan manis dan berbau menyengat.

Berhenti merokok dan berkonsultasi dengan dokter gigi juga dapat membantu.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Jinan Vania Barizky