AYOJAKARTA.COM - Tradisi Sungkem pada Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang sangat istimewa.
Sungkem merupakan ungkapan permohonan maaf kepada orang tua yang dilakukan dengan penuh kesungguhan.
Di wilayah jawa tradisi sungkem saat lebaran sering dilakukan terutama saat lebaran idul fitri dan menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki segala kesalahan yang telah terjadi di masa lalu.
Sungkem bukan hanya sekedar ungkapan kata, namun juga kesediaan untuk memaafkan dan memulai lembaran baru yang penuh kebaikan.
Baca Juga: ALHAMDULILLAH! Bisa Dinikmati Para KPM Sebelum Lebaran, Ini 5 Bantuan Sosial yang Siap Disalurkan
Dilansir AyoJakarta.com dari video TikTok @mbakar_ yang diunggah 20 Maret 2024, berikut contoh ucapan sungkem lebaran bahasa jawa halus ke orang tua:
- “Matur Bapak, kula ing dinten riyadi menika, ingkang kaping sepisan kula ngaturaken sugeng riyadi.”
(Artinya: kepada bapak saya di hari raya ingin mengucapkan selamat hari raya lebaran Idul Fitri).
- “Ingkang kaping kalihipun kula minangka lare temtu kemawon kathah lepatipun, kathah kirangipun, amargi menika kula nyuwun agunging pengapunten.”
(Artinya: yang kedua saya sebagai anak tentu saja banyak salah, banyak kurangnya, sehingga saya meminta maaf yang sebesar – besarnya).
- “Lan ingkang pungkasan donga pangetu penjengan sanget kula antu – antu, lan mugi bapak tansah pinaringan bagas waras, bagya Mulya lan berkah yuswanipun Aamiin,”
(Artinya: dan yang terakhir doa dari Bapak sangat saya harapkan, dan semoga bapak selalu diberikan kesehatan, bahagia dan usia yang berkah, Aamiin).
Jika terlalu panjang dalam pengucapannya, berikut 2 ucapan sungkem bahasa jawa ke orang tua yang lebih singkat dan sederhana tetap bermakna:
1. "Ngaturaken sugeng riyadi, sedaya kelepatan kula nyuwun pangapunten. (Artinya: selamat hari raya semua kesalahan saya minta maaf).
2. “Kula nyaosaken sedaya kelepatan kula, lampah kula, setindak rembak kula seklimah mbok bilih wonten kalepatan kula nyuwun pangapunten.
(Artinya:Saya menyampaikan bakti saya meminta maaf atas kelasahan dalam perilaku, sikap dan ucapan).
Itulah ucapan sungkem bahasa jawa halus ke orang tua yang bermakna saat hari raya lebaran Idul Fitri.***