Gaya Hidup

Ternyata Tidur Setelah Sahur Membahayakan Kesehatan? Ini 7 Risiko yang Bisa Didapat, Salah Satunya GERD

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Kamis 28 Mar 2024, 02:38 WIB
Risiko tidur setelah sahur

AYOJAKARTA.COMRamadhan setiap tahunnya selalu ditunggu oleh jutaan umat Islam di seluruh dunia.

Bulan suci Ramadhan menjadi momen membahagiakan dan penuh suka cita karena bisa berpuasa satu bulan penuh.

Bulan penuh berkah selalu disematkan ketika Ramadhan tiga khususnya bagi umat Islam karena banyak pahala yang dapat kita raih.

Puasa di bulan Ramadhan bersifat wajib dan sahur menjadi momen berharga yang pastinya membuat rindu suasana makan bersama keluarga tercinta.

Baca Juga: Resep Tumisan Daging Sukiyaki Cocok Untuk Sahur Sat Set Jadi, Bisa Kuat Puasa Seharian!

Sahur merupakan kegiatan yang sebaiknya dilakukan sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Saat bulan Ramadhan tiba, sahur menjadi bagian penting dan tak terpisahkan. Salah satu hal terpenting adalah membaca doa sahur.

Dikutip dari baznas.co.id, Sahur merupakan adalah kegiatan yang sangat dianjurkan dalam Islam, sesuai dengan ajaran Rasulullah Saw.

Saat sahur menjadi salah satu momen yang penuh berkah dalam menjalankan ibadah puasa. Sahur menjadi kegiatan yang tidak boleh diabaikan.

Baca Juga: Panduan Bacaan Doa Setelah Sahur yang Diamalkan Rasulullah SAW Lengkap dengan Maknanya

Sahur bertujuan untuk menyiapkan diri secara fisik dan spiritual sehingga kuat menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran, kesabaran, dan ketaatan terhadap ajaran agama.

Santap sahur menjelang fajar dapat dilakukan dalam kondisi mata yang masih mengantuk. Lalu bagaimana jika tidur kembali setelah sahur

Dikutip dari portal resmi umj.co id, Dosen Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dr. Resna Murti Wibowo, Sp. PD. FINASIM, M.Kes. menjelaskan bahwa orang yang berpuasa setelah makan tidak boleh langsung tidur.

Berikut Risiko yang bisa digasakan jika langsung tidur setelah sahur

1. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

GERD merupakan naiknya asam lambung ke esofagus (refluks) sehingga jila kita langsung tidur setelah sahur dapat mengalami gangguan pencernaan, maka makanan yang baru saja dimakan membutuhkan waktu untuk dicerna oleh lambung selama 2 jam.

2. Lemas dan menurunkan kualitas tidur

Selesai makan sahur yang dilanjutkan dengan tidur lama maka dapat menurunkan kualitas tidur, karena pencernaan masih membutuhkan aktivitas ekstra pada lambung.

Baca Juga: 5 Dampak Negatif Puasa Tanpa Sahur, Sembelit Jadi Salah Satunya

3. Risiko Berat Badan Naik

Saat menyantap menu sahur kita banyak mengkonsumsi makanan lebih banyak kalori yang terbakar yang seharusnya makanan masuk kedalam tubuh akan digunakan sebagai sumber energi.

Kondisi tersebutlah yang kemudian orang yang memilih tidak tidur jauh dari risiko obesitas meningkat jika tidak mengubah kebiasaan tidur setelah makan.

4. Mudah Sembelit

Timbunan makanan dalam perut yang tidak kunjung dicerna perut akan dipenuhi oleh gas dan terasa tidak nyaman dapat menyebabkan sembelit.

Risiko sembelit saat bulan puasa jauh lebih besar, karena tubuh sedikit mendapatkan cairan dari biasanya.

Baca Juga: Apakah Makan Tengah Malam Bisa Disebut Sebagai Sahur dan Bagaimana Hukum Puasanya? Ini Penjelasan Ulama

5. Serangan Jantung

Saat sahur biasanya kita memakan makanan berat dan langsung tidur kurang dari 2 jam sehingga lebih mengalami peningkatan tekanan darah sepanjang malam.

6. Risiko terkena Stroke

Tidur setelah sahur dapat meningkatkan risiko terkena stroke akibat karena berhubungan dengan peningkatan asam lambung yang menyebabkan stroke.***

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Desi Kris