AYOJAKARTA.COM - Hidup kita penuh dengan kejutan. Tidak semua hal dapat kita prediksi sebelum terjadi.
Kejutan, dalam bentuk apapun, dapat memicu stres. Apakah itu berita kematian orang yang kita cintai, atau putus cinta secara tiba-tiba.
Kanal Youtube DuoPulse mempublikasikan sebuah tes psikologi untuk menilai kesiapan kita menerima berita yang tiba-tiba.
Baca Juga: Pelita Air Raih Penghargaan dari Regulator dan Stakeholder Industri Aviasi
Kamu sedang berjalan di luar ketika hujan deras tiba-tiba turun. Bahkan jika kamu berlari dengan kecepatan penuh, kamu masih berjarak sekitar lima menit dari tujuan.
Manakah dari berikut ini yang paling menggambarkan pilihan tindakan kamu?
1. "Aku akan mencari tenda atau pohon untuk berteduh dan menunggu hujan reda."
2. "Aku tidak tahu berapa lama hujan akan terus turun, jadi aku akan berlari ke tempat yang aku tuju secepat yang aku bisa."
Baca Juga: Apa Itu Kol-5 dan Pentingnya BI Checking dalam Pencarian Kerja?
3. "Aku akan melihat apakah ada orang di sekitar yang memiliki payung untuk jalan berbarengan atau toko tempat aku bisa membelinya."
4. "Aku selalu punya payung lipat di tasku saat pergi keluar, jadi aku pakai saja."
Hujan deras mewakili kekuatan yang tidak terduga dan tidak dapat dikendalikan dalam hidup.
Secara khusus, jawabanmu menunjukkan bagaimana kamu cenderung bereaksi ketika terjadi pertikaian antara kamu dan orang yang kamu cintai atau teman.
Baca Juga: Tes penglihatan: Percaya Diri dengan Ketelitian Kamu? Coba Temukan Jarum di Antara Gambar Bebek Ini
Berikut analisis dari setiap jawaban yang kamu berikan:
1. Kamu adalah tipe orang yang menunggu pihak lain dalam pertengkaran untuk menenangkan diri sebelum mencoba menyelesaikan permasalahan.
Kamu lebih suka membiarkan mereka mengomel dan mengoceh sampai mereka kehabisan tenaga, lalu kamu menyampaikan permasalahan dengan tenang dan obyektif.
2. Kamu tidak terlalu peduli dengan hasil akhir suatu pertengkaran, dan tetap mengutarakan pendapatmu.
Konsep memberi dan menerima tidak sesuai dengan taktikmu. Jika mereka marah, kamu semakin marah. Jika mereka mulai berteriak, kamu berteriak.
Hal ini tidak membuat kamu senang berdebat.
3. Kamu tidak menyukai konflik dan konfrontasi, jadi kamu mencoba untuk memuluskan segalanya dan menenangkan orang lain setiap kali terjadi pertengkaran.
Sayangnya, terkadang hal itu hanya memperburuk keadaan. Mungkin penting bagi kamu untuk mengambil sikap dan sesekali menghadapi hujan badai.
4. Kamu selalu mempunyai jawaban untuk setiap tuduhan, pembenaran untuk setiap kesalahan.
Bagi kamu, adu argumen mungkin hanya kesempatan untuk mengasah kemampuanmu dalam berdebat.
Bagi orang lain, kamu terlihat licin, membuat frustrasi, dan tidak tulus.***
Baca Juga: Berkah Ramadhan! Sebanyak 14.977 KPM BPNT di Daerah Ini akan Cair 2 Bansos Sekaligus