AYOJAKARTA.COM - Beberapa waktu lalu sempat viral beberapa video tentang perempuan yang salah membaca peta di smartphone saat berkendara dengan teman lelakinya.
Alih-alih tiba ke tujuan, justru mereka menjauh dan sampai ke kota lain. Meski video tersebut mungkin settingan, tapi umumnya kemampuan perempuan dalam membaca peta memang dibandingkan laki-laki.
Seperti yang ditulis dalam akun Instagram @satupersenofficial, penelitian di University of Warwick menemukan fakta bahwa kesulitan perempuan dalam membaca peta disebabkan faktor hormon dan kebiasaan.
Otak laki-laki memiliki tempat khusus untuk kemampuan spasial. Sedangkan pada perempuan, kemampuan ini tersebar di dua bagian belahan otak.
Laki-laki secara alami memiliki rotasi mental, kemampuan memvisualisasikan objek dari berbagai sudut, yang lebih baik daripada perempuan.
Otak laki-laki lebih terhubung dengan kognisi spasial, yang berarti mereka dapat menggambarkan peta di kepala mereka sebagai struktur tiga dimensi, bukan hanya selembar kertas atau layar smartphone.
Baca Juga: Kenali 5 Kepribadian Seseorang berdasarkan Bentuk Hidung
Otak perempuan memiliki kognisi spasial yang lebih lemah, sehingga tidak dapat menggambarkan peta dengan cara yang sama, sehingga mereka terpaksa memutar peta untuk menentukan arah, yang seringkali menyebabkan mereka tersesat.
Laki-laki lebih baik dalam mengingat lokasi tertentu. Sementara perempuan biasanya menggunakan tanda-tanda di alam untuk bernavigasi, itulah sebabnya mereka cenderung lebih sering tersesat.
Faktor pengasuhan dan mainan di masa kecil juga mempengaruhi kemampuan spasial kita.
Sejak kecil, mainan dan aktivitas anak laki-laki sudah mengarah kepada konsep spasial, seperti main petak umpet, perang-perangan, dan lain-lain.
Jadi, kalau Lebaran nanti kamu berencana mudik bersama pasanganmu, ada baiknya untuk urusan navigasi diserahkan kepada laki-laki daripada kamu terpaksa berlebaran di kota lain?
***