AYOJAKARTA.COM - Depresi merupakan kondisi kesehatan mental yang sering disalah pahami.
Jika kamu mengalami depresi, kamu mungkin akan merasa putus asa sehingga tidak dapat menikmati kegiatan yang dulu kamu sukai.
Depresi juga mengakibatkan kamu menjadi sulit tidur, kesulitan mengambil keputusan.
Bahkan, depresi juga bisa mengalami gejala fisik seperti kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas berat.
Baca Juga: Soal Ojol Dapat THR Ternyata Hanya mbauan Bukan Kewajiban
Seringkali, depresi ini sulit untuk didiagnosis. Setiap orang mengalami gejala yang berbeda dan jenis depresi yang berbeda pula.
Jika kamu merasa sedih, mengetahui tanda-tanda umum dan efek depresi, hal itu bisa membantumu mengetahui apakah kamu mengalami sesuatu yang lebih dari sekedar kesedihan yang singkat.
Apabila kamu mengalami gejala-gejala seperti suasana hati yang buruk, kehilangan minat, atau masalah tidur sepanjang hari selama lebih dari 2 minggu, kamu mungkin mengalami depresi.
Meskipun ada 2 orang yang didiagnosa dengan jenis depresi yang sama, tidak akan memiliki gejala yang sama persis.
Namun, ada beberapa gejala depresi yang umum terjadi.
Berikut 10 gejala yang paling umum dari depresi:
- Suasana hati yang terus menerus turun
Banyak dari kita yang merasa sedih dari waktu ke waktu, tetapi ketiak perasaan ini tidak kunjung hilang, mungkin itu adalah depresi.
Kamu mungkin merasa terus menerus merasa tidak enak badan. Juga muncul perasaan cemas atau was-was datangnya malapetaka secara terus menerus.
Penderita depresi, terkadang, menggambarkan diri mereka sebagai orang yang mati rasa.
Mungkin, mereka mengalami kesulitan untuk mengumpulkan respon emosional terhadap hal-hal yang terjadi pada mereka, baik maupun buruk.
- Kehilangan minat pada hobi atau kesenangan
Mungkin biasanya kamu senang menikmati pergi ke kafe bersama teman-teman di akhir pekan.
Namun, jika kamu mengalami depresi, hal-hal tersebut mungkin tidak menarik lagi secara tiba-tiba.
Kamu mungkin merasa sulit untuk mengumpulkan energi, atau tidak memiliki keinginan untuk melakukannya.
Baca Juga: Ganjar-Mahfud Buka Puasa Bersama Bareng Relawan
- Perasaan bersalah, putus asa, atau tidak berharga
Banyak orang dengan depresi dapat merasakan rasa bersalah yang luar biasa atas tindakan atau kejadian di masa lalu. Bahkan, merasa bersalah karena mengalami depresi.
Kamu mungkin mengalami rasa rendah diri dan membenci diri sendiri.
Kamu mungkin merasa putus asa, seperti tidak ada yang dapat kamu lakukan untuk merasa lebih baik.
- Kehilangan gairah bercinta
Depresi akan membuat penderitanya kehilangan hasrat untuk bercinta. Kamu mungkin mulai bertanya-tanya apa yang terjadi dengan dirimu.
Hal ini menimbulkan perasaan bersalah, terutama jika pasangan kamu mengalami kesulitan untuk memahami mengapa kamu tidak lagi menginginkan keintiman lagi.
- Energi menurun dan kelelahan
Kebanyakan orang berpikir tentang gejala mental dan emosional dari depresi.
Namun, depresi juga dapat menyebabkan gejala fisik, seperti menurunnya kesehatan.
Rasa lelah ini tidak kunjung hilang meskipun sudah tidur dengan waktu yang cukup.
- Kesulitan konsentrasi, mengingat, atau membuat keputusan
Kemampuan kamu untuk fokus akan menurun ketika mengalami depresi.
Kamu mungkin merasa seperti mengalami kabut otak yang tak kunjung selesai, atau khawatir kehilangan kemampuan untuk berpikir jernih.
Kamu mungkin juga lupa akan janji penting atau tugas-tugas yang berhubungan dengan pekerjaan, dan mengalami kesulitan untuk mengambil keputusan yang sederhana sekalipun.
Baca Juga: 5 Tanda Seseorang Punya Luka Masa Kecil yang Belum Sembuh, Apakah Ada Dalam Diri Kamu?
- Kesulitan tidur
Depresi akan menyebabkan kebiasaan tidur kamu berubah secara total.
Kamu bisa mengalami insomnia. Kamu mungkin tidak dapat tertidur semudah dulu, atau bangun pagi padahal itu dulu adalah kebiasaanmu.
Atau, justru bisa sebaliknya. Kamu mungkin mengalami hipersomnia (tidur berlebihan).
Kamu bisa tidur hingga 10 jam berturut-turut dan masih merasa kelelahan.
- Perubahan nafsu makan atau berat badan
Bagi para penderita depresi, mereka mungkin akan mengalami peningkatan nafsu makan.
Bisa juga sebaliknya, mereka mungkin mengalami penurunan nafsu makan.
Hal ini tentunya akan berpengaruh pada berat badan.
- Gelisah dan mudah tersinggung
Depresi merupakan gangguan mental yang sangat melelahkan bagi pikiran dan tubuh.
Gangguan ini bisa berpengaruh pada perilaku. Penderita depresi akan lebih mudah tersinggung.
Bisa jadi, penderita depresi akan menyerang secara tiba-tiba orang yang dicintainya, setelah itu, dia akan merasa bersalah.
- Berpikir bunuh diri
Penderita depresi mungkin mulai berpikir untuk tidak ingin hidup lagi.
Kondisi ini merupakan gejala serius dan sudah saatnya untuk mencari bantuan.
***