Gaya Hidup

Tubuh Lemas Karena Kekurangan Cairan saat Puasa? Ini Cara Jitu Mencegah Dehidrasi di Bulan Ramadan

Oleh: Sinta Widia Lestari Rabu 20 Mar 2024, 17:32 WIB
Cara mencegah dehidrasi saat puasa

AYOJAKARTA.COM - Ramadan adalah waktu di mana umat Muslim berpuasa dari fajar hingga senja, dan dalam konteks ini, konsumsi air menjadi lebih kritis dari biasanya.

Tidak hanya di bulan Ramadan saja, menjaga kadar cairan sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

Air adalah salah satu komponen terpenting dari tubuh manusia yang mewakili antara 60 hingga 70 persen dari berat tubuh manusia.

Air memainkan peran penting dalam kinerja vital banyak sistem tubuh dan organ.

Air menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh dan diperlukan untuk penyerapan banyak nutrisi karena air juga menyediakan lingkungan yang sesuai untuk banyak reaksi kimia dalam tubuh.

Baca Juga: Mengungkap Sifat Asli Orang yang Menyukai Rasa Pedas

Menurut rekomendasi dari Institute of Medicine berbasis di Amerika Serikat, pria dan wanita seharusnya minum 3,7 liter dan 2,7 liter air per hari secara berturut-turut.

Selama Bulan Suci Ramadan, penting untuk minum banyak cairan, terutama air karena periode puasa yang panjang dan suhu yang tinggi.

Air, jus, sup, serta sayuran dan buah-buahan, adalah sumber cairan yang baik bagi tubuh.

Namun, orang yang sedang berpuasa sebaiknya minum ekstra air karena air tidak mengandung kalori dan dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat puasa.

Minuman lain yang kaya kalori dapat menyebabkan penambahan berat badan dan minuman stimulan, seperti kopi dan teh dapat meningkatkan kehilangan cairan karena mereka adalah diuretik.

Beberapa sayuran seperti selada air dan buah-buahan seperti semangka yang dikenal karena kandungan airnya yang tinggi direkomendasikan sebagai sumber cairan yang kaya.

Makanan tinggi garam dan rempah-rempah pedas dapat meningkatkan rasa haus dan kebutuhan tubuh akan air.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Bandung dan Sumedang Hari Ini 20 Maret 2024

Oleh karena itu, makan makanan tersebut tidak direkomendasikan saat sahur karena dapat menyebabkan haus selama puasa.

Selain itu dianjurkan juga untuk minum air hangat daripada air dingin terutama saat sahur karena ini membantu pencernaan.

Agar bisa minum air lebih banyak, irisan lemon atau daun mint dapat ditambahkan untuk memberi sedikit rasa manis dan meningkatkan keinginan untuk minum.

Air adalah dinamo kehidupan dan tanpa itu tubuh mungkin tidak dapat melakukan beberapa fungsi vital dengan efisien.

Demikianlah informasi mengenai kesehatan saat Ramadan, semoga bermanfaat.***

Baca Juga: Tes IQ: Bantu Wanita Ini untuk Temukan Sepeda yang Hilang, Waktu Kamu Menemukan Jawaban Hanya 15 Detik

Reporter Sinta Widia Lestari
Editor Imanudin Abdurohman