Gaya Hidup

9 Fakta Psikologi yang Sering Kita Alami Namun Jarang Disadari Maknanya, Apa Saja?

Oleh: Muhammad Imansyah Sabtu 16 Mar 2024, 14:51 WIB
Fakta psikologi

AYOJAKARTA.COM - Tahukah kamu kalau tubuh kita acapkali merefleksikan apa yang ada dalam pikiran kita?

Contoh yang paling sederhana adalah garuk-garuk kepala saat kita merasa kebingungan.

Lucunya, bahkan ada orang yang menggaruk-garuk helm yang jelas-jelas tidak mungkin terasa gatal.

Dilansir di akun TikTok @psikomologi, ada 9 fenomena psikologi yang sering kita alami. Tidak semuanya berhubungan dengan fisik.

Baca Juga: Pilih Gambar Keluarga Berikut untuk Mengungkap Kepribadian Aslimu, Ternyata Kamu Termasuk Orang yang Seperti Ini...

Berikut ke-9 fakta psikologi tersebut:

1. Waktu yang paling kreatif adalah malam hari. Sedangkan waktu yang paling tidak kreatif adalah sore hari.

Mungkin karena malam hari suasana lebih tenang dan hening yang memungkinkan otak kita memunculkan ide-ide kreatif.

Sedangkan sore hari fisik dan pikiran kita sudah lelah karena aktivitas belajar, kuliah, atau bekerja.

2. Ketika ada orang yang berkata kalau mereka mempunyai pertanyaan buat kamu, maka kamu langsung memikirkan hal-hal buruk yang baru kamu lakukan.

Ini disebut sebagai bias negatif. Yuk, cobain ke teman kamu!

3. Orang yang berbohong cenderung mengarahkan pandangannya ke atas dan ke kiri.

Seperti kutipan tersohor dari Mark Twain, “If you tell the truth, you don't have to remember anything,” saat berbohong kita akan berusaha mengingat-ingat sesuatu.

Baca Juga: 4 Alasan Psikologi Orang yang Suka Nonton Film Horor Padahal Seram dan menakutkan

Saat otak kita bekerja untuk mengarang cerita bohong itulah, kita akan melihat ke atas dan ke kiri.

4. Orang terakhir yang kamu pikirkan sebelum tidur, dialah yang membuat kamu bahagia atau menderita.

Jadi, siapa nih orang terakhir yang kamu pikirkan semalam? Apakah dia kekasihmu, atau justru musuh abadimu?

5. Kebohongan yang paling sering kita lakukan adalah berkata, “Aku baik-baik saja.”

Hampir di semua peradaban diajarkan agar kita menutupi kesedihan, kecemasan, atau hal-hal buruk yang menimpa kita.

Baca Juga: 8 Cara Menghadapi Orang yang Suka Menyindir dan Menghina Kita dengan Elegan dan Bijaksana

Alih-alih mendapatkan pertolongan atau empati, mengatakan hal buruk yang kita alami atau rasakan kepada orang lain, seringkali justru menambah penderitaan kita: syukurin!

6. Jika kamu menceritakan tujuanmu kepada orang lain, kamu cenderung mengalami kegagalan.

Apakah ini yang disebut kualat? Bukan! Ini terjadi karena kamu cenderung kehilangan motivasi ketika kamu mengatakan tujuanmu kepada orang lain.

7. Ini cukup mengerikan: kamu bisa mati hanya karena sakit hati!

Fenomena ini disebut sebagai stress cardiomyopathy. Suatu kondisi ketika stres fisik dan emosional yang menyebabkan serangan jantung mendadak.

Baca Juga: Auto ACC! Ini Kriteria Calon Debitur yang Layak dan akan Diterima untuk Ajukan Pinjaman KUR BRI Tahun 2024!

Kamu pasti sering kan menonton film dengan adegan seorang yang pingsan karena serangan jantung ketika mendengar berita duka?

Kejadian seperti itu memang benar-benar ada loh, bukan hanya rekaan dalam film atau sinetron.

8. Orang yang pura-pura tidak peduli kepadamu, biasanya justru orang yang paling peduli loh!

Kamu mungkin pernah pura-pura cuek kepada orang yang kamu taksir, kan?

Tapi ini tidak berlaku buat semua orang. Ada sebagian kecil orang yang justru norak bin lebay dengan menunjukkan ‘kepeduliannya’ secara vulgar kepada orang yang dia sukai.

9. Semakin bahagia kamu, semakin sedikit waktu tidurmu.

Baca Juga: Pengajuan KUR BRI 2024 Gagal Karena Masuk Blacklist BI Checking? Lakukan 4 Tips Ini untuk Perbaiki Skor BI Checking

Jadi, jangan terburu-buru memberikan stigma pemalas kepada orang yang banyak tidur.

Bisa jadi dia sedang terbebani secara mental sehingga mencari pelarian dengan cara tidur.***

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Imanudin Abdurohman