Gaya Hidup

Kekurangan Laki-Laki! 5 Negara Ini Jumlah Perempuannya Lebih Banyak, Tertarik Cari Pasangan Hidup?

Oleh: Iit Lita Apriani Kamis 14 Mar 2024, 16:10 WIB
Ilustrasi Perempuan

AYOJAKARTA.COM -- Ketidakseimbangan jumlah penduduk antara laki-laki dan perempuan merupakan fenomena yang kompleks.

Hal ini bisa dipengaruhi berbagai faktor seperti kebijakan demografi, budaya dan ekonomi.

Beberapa negara bahkan memiliki jumlah perempuan yang jauh lebih banyak daripada laki-laki sehingga membuat mereka menjadi tujuan menarik bagi para laki-laki yang mencari pasangan hidup.

Berikut lima negara yang mengalami ketidakseimbangan antara jumlah laki-laki dan perempuan dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Info Unik, Kamis (14/03/2024).

Baca Juga: 9 Desa Terkaya di Indonesia, Potret Kemakmuran Masyarakat dari Bali hingga Lampung

1. Latvia

Negara bekas Uni Soviet ini mungkin tidak terlalu terdengar dalam perbincangan sehari-hari, namun memiliki daya tarik tersendiri bagi para laki-laki.

Rasio perempuan dengan laki-laki di Latvia mencapai 54,10 persen yang artinya jumlah perempuan di negara ini lebih besar dari separuh total populasi.

Hal ini disebabkan oleh gaya hidup para laki-laki di sana yang cenderung merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

Selain itu, tingginya angka kecelakaan kendaraan juga menyebabkan angka kematian laki-laki di sana sangat tinggi.

Baca Juga: Kamu Penderita Hipertensi? Ini Tips Berpuasa untuk Penderita Darah Tinggi

2. Ukraina

Ukraina juga memiliki jumlah perempuan yang lebih besar daripada laki-laki yaitu sekitar 53,7 persen dari total populasi.

Harapan hidup para laki-laki di sana lebih rendah yakni rata-rata hanya mencapai 60 tahun, sementara perempuan bisa mencapai 80 tahun atau lebih.

Selain itu, gelombang imigrasi juga berkontribusi pada peningkatan jumlah perempuan di sana.

Baca Juga: Penuh Kontroversi! 10 Negara Paling Dibenci di Mata Dunia Berdasarkan Rekam Jejak Diplomasi

3. Armenia

Sebagai negara bekas Uni Soviet lainnya, Armenia juga mengalami ketidakseimbangan jumlah penduduk antara laki-laki dan perempuan.

Sekitar 53,6 persen dari total populasi di sana didominasi perempuan.

Hal ini disebabkan banyaknya laki-laki muda yang gugur dalam Perang Dunia Kedua serta rendahnya tingkat kesuburan di negara ini.

Baca Juga: Nunggu Waktu Buka Puasa, 10 Game Android Offline yang Seru untuk Ngabuburit

4. Lituania

Tekanan hidup yang tinggi seringkali membuat beberapa pria di Lituania bertindak nekat yang menyebabkan tingginya angka bunuh diri di negara tersebut.

Akibatnya, sekitar 54 persen dari total populasi di Lituania adalah perempuan.

Selain itu, harapan hidup untuk laki-laki di sana juga rendah karena gaya hidup yang buruk.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Resep Puding Lezat dan Praktis Tanpa Oven, Cocok untuk Berbuka Puasa

5. Belarus

Kebanyakan negara bekas Uni Soviet mengalami nasib serupa termasuk Belarus.

Jumlah perempuan di negara ini lebih besar daripada laki-lakinya.

Sebagian besar disebabkan banyaknya pria yang gugur dalam Perang Dunia Kedua.

Tingkat kesuburan yang rendah juga menjadi faktor lain yang memperparah ketidakseimbangan ini.

Ketidakseimbangan jumlah penduduk antara laki-laki dan perempuan di negara-negara ini menciptakan peluang bagi para laki-laki yang mencari pasangan hidup.

Namun, hal ini juga menyoroti berbagai faktor yang memengaruhi dinamika demografi dan kehidupan sosial di masing-masing negara.***

Reporter Iit Lita Apriani
Editor Fathul Amanah