AYOJAKARTA.COM - Saat kepala terasa mau pecah karena begitu banyak yang dipikirkan dalam satu waktu, jangan diamkan, jangan pula cari pelarian, itu adalah kode keras bahwa kamu perlu berkonsultasi dengan psikolog.
Dilansir akun Instagram @satupersenofficial yang dikutip AyoJakarta.com (13/3/2024) ada 5 hal yang perlu kamu persiapkan sebelum duduk di ruang praktik psikolog.
1. Alasan konsultasi
Apa yang membuat kamu memutuskan untuk berkonsultasi dengan psikolog?
Tidak selamanya alasan tersebut berupa masalah, kamu juga perlu berkonsultasi saat ingin menggali potensi diri atau mengenal diri lebih baik.
2. Kondisi lingkungan atau kehidupan saat ini
Apa masalah yang sedang kamu hadapi saat ini?
Kamu bisa menuliskan permasalahan-permasalahan yang mengganggu hidup kamu saat ini.
3. Tujuan jangka pendek
Apa saja yang ingin kamu capai selama sesi konsultasi? Buatlah daftar prioritas yang menjadi tujuan kamu dari yang paling mudah, misalnya lebih lega, tahu apa yang harus dilakukan, dan seterusnya.
Baca Juga: Yuks Kenali Lebih dalam Jurusan Kesmas, Apa Itu?
4. Tujuan jangka panjang
Apa saja yang ingin kamu capai setelah konsultasi selesai? Apakah kamu ingin memperbaiki hubungan dengan orang tua, atau menjadi mampu berkomunikasi secara asertif.
5. Informasi lain yang sekiranya penting untuk diketahui oleh psikolog
Untuk mendapatkan solusi terbaik, jangan merahasiakan sesuatu kepada psikolog.
Beberkan semua informasi seperti riwayat masa kecil, riwayat konsultasi sebelumnya, riwayat kesehatan, dan lain-lain.
Tenang, informasi pribadi kamu akan terjaga dan hanya digunakan untuk kebutuhan profesional yang berkaitan dengan diri kamu.
***