Gaya Hidup

Ini 6 Tips Mengatasi Gangguan Kecemasan Psikosomatik dan Penyakit Asam Lambung saat Puasa

Oleh: Nuriyah Nofasari Selasa 12 Mar 2024, 14:20 WIB
Ilustrasi gangguan kecemasan.

AYOJAKARTA.COM — Gangguan kecemasan psikosomatik sering kali menjadi masalah bagi banyak orang, terutama saat menjalani puasa.

Salah satu gangguan yang sering muncul adalah gangguan lambung yang membuat banyak orang khawatir akan dampaknya saat berpuasa.

Namun, ada beberapa strategi yang dapat membantu mengatasi masalah ini.

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Andri Psikosomatik pada Selasa, 12 Maret 2024, berikut tips mengatasi gangguan kecemasan dan gerd saat puasa.

Baca Juga: Apakah BAB atau Buang Air Besar Bisa Membatalkan Puasa Ramadhan? Berpotensi Batal Jika dalam Kondisi Ini

1. Berkonsultasi dengan Dokter

Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter, terutama jika mengalami gangguan kecemasan atau gangguan lambung.

Dokter akan memberikan saran yang sesuai dengan kondisi kesehatan, dan dalam hal gangguan lambung, dapat merujuk ke dokter spesialis gastroenterologi atau penyakit dalam.

2. Manfaatkan Bulan Puasa

Ternyata, bulan puasa Ramadhan dapat membantu mengurangi gangguan kecemasan dan gangguan lambung.

Selama berpuasa, akan melatih diri untuk menjadi lebih sabar dan tenang, yang pada akhirnya dapat membantu mengurangi kecemasan dan gangguan psikosomatik. Latihan mental ini membantu otak menjadi lebih tenang, sehingga pikiran dan perasaan kita juga menjadi lebih baik.

3. Perhatikan Pola Makan

Bagi yang memiliki gangguan lambung seperti maag atau radang lambung, penting untuk memperhatikan pola makan.

Hindari makanan yang terlalu banyak mengandung gula dan tepung, karena dapat menyebabkan peradangan dan memperburuk gangguan lambung.

Selain itu, pola makan yang teratur dan tidak terlalu banyak makan juga dapat membantu mengurangi gejala gangguan lambung.

4. Bersiap untuk Berpuasa

Jika kondisi lambung sudah membaik dan tidak ada masalah saat mengonsumsi obat, maka berpuasa tidak akan menjadi masalah.

Namun, tetaplah waspada dan konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan obat saat berpuasa. Jika makan obat dua kali sehari, misalnya pagi dan sore, maka jadwal makan saat berpuasa dapat disesuaikan dengan jadwal konsumsi obat.

5. Mengatasi Dispepsia Fungsional

Bagi yang mengalami dispepsia fungsional atau gangguan lambung ringan, puasa dapat membantu mengatur pola makan dan mengurangi gejala yang tidak nyaman.

Menjaga pola makan teratur dan tidak terlalu banyak makan dapat membantu mengurangi gejala gangguan lambung.

6. Memanfaatkan Puasa sebagai Kesempatan Penyembuhan

Puasa termasuk puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis atau puasa Nabi Daud, dapat membantu dalam proses penyembuhan gangguan kecemasan dan gangguan lambung.

Selama puasa, diajarkan untuk mengendalikan nafsu dan melatih kesabaran, yang dapat membantu mengatasi masalah kesehatan mental dan fisik.

Gangguan kecemasan psikosomatik dan gangguan lambung saat puasa dapat diatasi dengan strategi yang tepat.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Tedi Rukmana