Gaya Hidup

Daftar Negara dengan Waktu Berpuasa Terlama, Ada Yang Sampai 22 Jam, Apakah Indonesia Termasuk?

Oleh: Dheana Rizky Ramadhani Selasa 12 Mar 2024, 08:41 WIB
Daftar negara dengan waktu berpuasa terlama di dunia

AYOJAKARTA.COM – Ramadan 2024 telah tiba, bulan yang penuh dengan keberkahan ini disambut dengan gembira oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. Di Indonesia, puasa dilakukan selama kurang lebih 13 jam.

Setiap negara memiliki durasi puasa yang berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh letak geografis suatu negara. Ada negara yang memiliki waktu berpuasa lebih singkat dan ada yang lebih lama.

Bahkan ada negara yang durasi puasanya hampir 24 lho!, penasaran negara-negara apa saja yang memiliki durasi puasa terlama? Berikut adalah daftarnya:

1. Finlandia

Finlandia merupakan negara dengan durasi puasa terlama di dunia, bahkan durasi puasa di negara ini bisa 20 jam lho! Hal ini dipengaruhi oleh letak geografis negara Finlandia.

Baca Juga: Bukan Main! Segini Rata-rata Gaji Fresh Graduate di 10 Negara Asia, Tebak Indonesia Urutan Berapa?

Negara Finlandia berada di lintang utara sehingga mempengaruhi waktu terbit dan terbenamnya matahari, tentunya umat muslim di Finlandia sudah terbiasa dengan kondisi ini.

2. Rusia

Durasi waktu berpuasa di Rusia juga termasuk yang terlama di dunia yaitu 17 jam. Sama seperti negara lainnya, letak geografis negara ini mempengaruhi waktu terbit dan terbenamnya matahari.

3. Islandia

Jika kamu ingin mencoba berpuasa di negara ini maka kamu harus siap menahan lapar dan haus selama 22 jam. Umat muslim di Islandia menjalankan puasa dengan waktu terlama yaitu 22 jam.

Umat muslim di Islandia sahur pada pukul 02:00 pagi dan berbuka pada pukul 00:00.

4. Jepang

Baca Juga: Bukan Main! Segini Rata-rata Gaji Fresh Graduate di 10 Negara Asia, Tebak Indonesia Urutan Berapa?

Umat muslim di negeri matahari terbit ini menjalankan ibadah puasa selama 15 jam setiap harinya. Umat muslim di Jepang mulai menjalankan puasa pada pukul 03:11 hingga pukul 18:47 sore.***

Reporter Dheana Rizky Ramadhani
Editor Imanudin Abdurohman