Gaya Hidup

Alokasi Uang Anggaran Bulan Ramadhan untuk Gaji UMR, Perhatikan Pos-pos Pengeluaran

Oleh: Nadya Donna Putri Senin 11 Mar 2024, 15:14 WIB
Ilustrasi. Biasanya pada bulan puasa ada keperluan untuk sahur dan berbuka yang menyebabkan kenaikan pengeluaran bulanan.

AYOJAKARTA.COM — Bulan Ramadhan menjadi bulan yang paling ditunggu umat Muslim karena akan menjalankan ibadah puasa.

Biasanya pada bulan puasa ada keperluan untuk sahur dan berbuka yang menyebabkan kenaikan pengeluaran bulanan.

Lalu bagaimanakah alokasi uang anggaran bulan Ramadhan untuk gaji UMR hingga 30 juta rupiah?

Pada bulan Ramadhan, biasanya anggaran pengeluaran akan meningkat. Perlu untuk memperhatikan pos-pos pengeluaran yang bersifat kewajiban.

Kewajiban di bulan Ramadhan ada membayar zakat dan apabila memiliki cicilan atau utang bisa didahulukan pembayarannya.

Baca Juga: Keutamaan Amalan Malam Pertama Bulan Ramadhan Membaca Surah Al Fath Lengkap Waktu Melaksanakannya

Berikut adalah penjelasannya dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @pritaghozie, bagi yang memiliki gaji UMR, bisa mencukupi kebutuhan Ramadhan sesuai kemampuannya. Bukber, hampers, dan nabung masing-masing dianggarkan 5% dari gaji.

Bagi yang memiliki gaji Rp10 juta, bisa menganggarkan untuk zakat dan sedekah Rp500 ribu, cicilan maksimal Rp2,5 juta, sahur Rp1 juta, buka dan makan malam Rp2 juta, bukber Rp500 ribu, hampers Rp200 ribu, dan nabung Rp500 ribu.

Sedangkan untuk yang memiliki gaji 10 juta, bisa mengganggarkan pengeluaran rumah tangga Rp1.500.000, listrik, internet, dan telpon sebesar Rp300.000, transportasi Rp500.000, dan dana anak Rp500.000.

Bagi yang memiliki gaji Rp30 juta, bisa menganggarkan untuk zakat dan sedekah Rp3.000.000, cicilan maksimal Rp7.000.000, sahur Rp1 juta, buka dan makan malam Rp3 juta, bukber Rp2.000.000, hampers Rp1.000.000, dan nabung Rp3.000.000.

Untuk yang memiliki gaji 30 juta, bisa mengganggarkan pengeluaran rumah tangga Rp4.500.000, listrik, internet, dan telpon sebesar Rp1.000.000, transportasi Rp1.500.000, dan dana anak Rp3.000.000.

Baca Juga: Benarkah Bansos PKH Tahap 2 dan BLT MRP Cair Bersamaan di Bulan Ramadhan? Cek Faktanya di Sini!

Adapun pesan prinsip keuangan dari Prita Ghozie yang merupakan seorang perencana keuangan, bahwa usahakan untuk mengikuti alokasi anggaran tersebut dan pengeluaran Ramadhan yang tidak rutin seperti mudik bisa memakai THR.

“Usahakan mengikuti alokasi Ramadan >> Bukan nanya gimana biar gitu? Tapi jika ga bisa segitu, ambil alokasi dari pos lain ATAU tidak memaksakan diri. Pengeluaran Ramadan yang ga rutin seperti mudik, zakat fitrah, fidyah >> alokasi dari THR,”  caption-nya.

Itulah alokasi uang anggaran bulan Ramadhan untuk gaji UMR hingga Rp30 juta rupiah.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Tedi Rukmana