Gaya Hidup

Apa Itu Inner Child? Ini Pengertian dan Cara Mengatasinya Agar Kamu BIsa Berdamai dengan Masa Lalu

Oleh: Puteri Ayu Cahyani Minggu 10 Mar 2024, 14:34 WIB
Gambar anak-anak sedang mengalami masa-masa yang sedang mereka pikirkan dengan tenang.

AYOJAKARTA.COM - Inner Child merupakan sebuah kondisi yang berhubungan dengan masa lalu yang kemudian mempengaruhi kehidupanmu di masa depan.

Inner Child adalah bagian dari diri kita yang berasal dar alam bawah sadar, menyimpan emosi, keyakinan, ingatan dari masa lalu, harapan dan impian kita terhadap masa depan, serta mengingat pengalaman baik, ketakutan masa kecil, trauma, pengabaian dan rasa kehilangan yang signifikan di masa lalu.

Akan tetapi tidak banyak hal-hal indah yang kita rasakan saat Inner Child. Meskipun tidak ada yang dapat melihat bentuk fisiknya, Inner Child ini nyata adanya.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh untuk Kamu yang Takut Keluar dari Zona Nyaman, Yuk Lakukan Sekarang!

Kenangan akan masa lalu yang terbawa sampai sekarang adalah contoh Inner Child yang sering kalian alami.

Inner child ini lama-lama akan berproses kepada perasaan depresi akan kenangan masa lalu yang nyata.

Berikut cara berdamai dan menyembuhkannya adalah dengan sebagai berikut.

1. Cobalah mengakui kehadirannya dengan pasti akan mengurangi rasa trauma di masa lalu.

2. Dengarkan perasaan yang terjadi dalam dirimu adalah kunci untuk menyembuhkan Inner Child kamu.

3. Cobalah dengan menulis surat kabar atau catatan pribadi dapat mengurangi trauma atau perasaan bersalah yang kamu alami selama Inner Child berlangsung.

4. Bantu dengan meditasi dapat menyembuhkan luka di masa lalu kamu dan dapat mengurangi beban stress dalam pikiran kamu.

5. Konsultasi dengan psikolog atau psikiater juga dapat membuat kamu sembuh dari rasa Inner Child yang kamu alami.

Inner Child dapat sembuh dengan rutinitas yang baik dan pola pikir yang baik.

Baca Juga: Kapan Pendaftaran SMMPTN-Barat? Simak Di Sini

Rasa trauma dan sakit hati kamu di masa lalu adalah sebuah pengalaman dan pembelajaran untuk masa depan.

Usahakan tidak terlalu mengambil sisi negatif atas apa yang sudah terjadi di masa kini. ***

Reporter Puteri Ayu Cahyani
Editor Imanudin Abdurohman