Gaya Hidup

Alami Sakit Leher Setelah Bangun Tidur? Ini Tips Untuk Meredakan Rasa Sakit Akibat Salah Posisi Tidur

Oleh: Dheana Rizky Ramadhani Sabtu 09 Mar 2024, 20:13 WIB
Ilustrasi sakit leher

AYOJAKARTA.COM – Pernahkah kamu merasa bagian lehermu sakit ketika bagun tidur? Di Indonesia kondisi ini dikenal dengan istilah “salah bantal” namun dalam bahasa medis kondisi ini disebut dengan istilah “Muscle Strain”.

Dilansir dari AyoJakarta.com melalui Harvard Health Publishing, Muscle strain merupakan kondisi di mana otot mengalami perenggangan atau robeknya serat otot. Dalam kasus yang ringan, biasanya hanya sedikit serat otot yang sobek.

Muscle strain sendiri memiliki 3 kategori dan salah bantal masuk dalam kategori tingkat I dimana otot yang mengalami perenggangan terasa nyeri namun nyeri yang normal.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Tunjukan Kemampuan Observasi Kamu, Coba Temukan Satu Tulang di Antara Anjing dan Kucing

Biasanya penyebab sakit bantal adalah karena posisi bantal yang terlalu tinggi dan salah posisi tidur.

Jika saat ini kamu mengalami nyeri pada leher akibat salah bantal kamu tak perlu khawatir, berikut ini adalah tips yang bisa kamu lakukan untuk meredakan nyeri pada leher:

1. Kompres dengan air dingin

Kompres air dingin sebaiknya dilakukan dalam 48 jam pertama setelah sakit dirasakan. Kompres air dingin dapat membantu meredakan peradangan dan nyeri akibat otot yang tegang.

Disarankan untuk mengompres bagian yang sakit selama 10-20 menit saja.

2. Kompres air hangat

Untuk meredakan nyeri pada leher juga bisa dengan menggunakan air hangat, kompres air hangat dapat membantu merelaksasikan otot yang tegang dan mengurangi kekakuan pada otot.

Baca Juga: Apa Itu Trauma? Penyakit Kejiwaan yang Tidak Boleh Disepelekan, Simak Pengertian, Jenis, dan Penyebabnya!

Selain kompres dengan air hangat, mandi dengan air hangat pun dapat menjadi opsi lain untuk mengurangi nyeri pada leher.

3. Istirahatkan leher

Saat leher terasa sakit, hindari aktivitas seperti menunduk, menoleh dan mendongakkan leher secara berlebihan. Hindari juga aktivitas yang membuat leher bergerak secara berulang-ulang.

4. Melakukan perenggangan atau pijatan ringan

Tips terakhir yang bisa dilakukan adalah melakukan perenggangan atau pijatan kecil pada leher.

Cara ini bisa dilakukan dengan posisi berdiri atau duduk dengan tegak. Kamu bisa melakukan teknik perenggangan dengan perlahan namun jika masih terasa sakit maka hentikan.***

Baca Juga: Tes IQ Ilusi Optik: Temukan Pisang, Muffin, dan Sikat Gigi Dalam Waktu 15 Detik

Reporter Dheana Rizky Ramadhani
Editor Imanudin Abdurohman