Gaya Hidup

Ini Cara Nikmati Kopi Bagi Penderita Maag dan Asam Lambung

Oleh: Puteri Ayu Cahyani Rabu 06 Mar 2024, 14:34 WIB
Ungkap Seperti Apa Kepribadian Orang Berdasarkan Kopi Kesukaan, Penyuka Kopi Instan Ternyata...

AYOJAKARTA.COM - Mengkonsumsi kopi dapat memberikan energi baik jika diminum saat pagi hari dan pastinya tidak berlebihan.

Bagaimana bagi yang memiliki asam lambung, apakah kopi baik bagi pencernaan dan apakah dapat membuat kamu lebih segar setelah meminumnya?

Lantas bagaimana agar penderita maag dan asam lambung bisa tetap menikmati kopi?
 
Baca Juga: Mengenal Gangguan Bipolar, Waspadai Jika Kamu atau Orang-orang di Sekitarmu Berpikir Tentang Bunuh Diri
 
Apakah aman dan membuat energi makin naik dan semangat, berikut tips yang dapat kamu lakukan dan pastinya aman bagi penderita maag juga.
 
1. Atur porsi minum kopi mu ya, jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit juga.
 
Disarankan sesuai porsi, karena kafein dapat memperparah asam lambung kamu nantinya. 
 
2. Pilihlah biji kopi dengan roasting dark yang cukup dapat menjaga maag mu lho bestie.
 
Jadi dari seduhan, warna biji kopi juga harus diperhatikan dan pastinya lebih gunakan kopi yang terlihat lebih hitam.
 
Baca Juga: Mengenal Gangguan Bipolar, Waspadai Jika Kamu atau Orang-orang di Sekitarmu Berpikir Tentang Bunuh Diri
 
3. Pilihlah kopi arabika yang kadar kafeinnya rendah.
 
Pastikan seduh dengan benar dan usahakan tidak terlalu banyak kafein dan pastinya dapat dinikmati secara nyaman.
 
4. Pilihlah kopi yang difermentasi ganda hanya sekali, itu akan mengurangi kafein.
 
Dan aman untuk perutmu mau dikonsumsi kapanpun.
 
5. Coba produk cold brew karena kopinya direndam dan diseduh 8 jam.
 
Baca Juga: Yuk Kenali 4 Tipe Kepribadian Introvert, Kamu Termasuk Yang Mana?
 
Teknik penyeduhan dapat mengurangi asam pada kopi ya, jadi perut aman dari asam lambung pastinya.
 
6. Cobalah tambahkan susu pada kopi agar asam pada kopi berkurang, pastinya susu yang evaporasi ya, dapat mengurangi asam lambung kambuh, bestie.
 
***
Reporter Puteri Ayu Cahyani
Editor Maria Wulan