Gaya Hidup

Kenali Gejala-gejala Utama Depresi, Tanda-tanda Ini Jangan Dianggap Sepele, Bisa Berujung Fatal!

Oleh: Muhammad Imansyah Rabu 06 Mar 2024, 14:04 WIB
Ilustrasi orang depresi

AYOJAKARTA.COM - Tahukah kamu bahwa depresi yang dialami anak muda meningkat 10 sampai 20 persen setiap tahun?

Menurut hasil penelitian Christian Kieling, profesor kejiwaan dari Federal University of Rio Grande do Sul, angka tersebut termasuk mengancam kesehatan jiwa dari generasi ke generasi.

Bahkan, organisasi kesehatan dunia, WHO, pada 2019 juga sempat merilis laporan bahwa sekitar 300 juta orang di dunia mengalami depresi.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Emang Boleh Sesulit Ini? Latih Fokus Mata Kamu, Temukan 1 Gambar Panda yang Paling Berbeda!

Dalam hasil penelitian tersebut, disinggung juga bahwa sekitar 5,2 persen di antaranya atau sekitar 15,6 juta adalah orang Indonesia.

Maka itu, masyarakat juga diimbau agar mengetahui gejala-gejala termasuk tanda yang menjurus pada depresi.

Dilansir Ayojakarta.com dari akun Tiktok dr. Andri Sp.KJ, ada 3 gejala klasik depresi atau disebut juga trias depresi. Diantaranya;

1. Anhedonia

Anhedonia atau rasa malas menjadi gejala dini depresi dimana seseorang tidak mau berbuat apa-apa atau kehilangan selera untuk beraktivitas positif.

Baca Juga: CPNS 2024 : Simak Syarat Formasi CPNS Kejaksaan RI

2. Pikiran Negatif

Berpikiran negatif yang berkaitan dengan rasa putus asa, hilang harapan, tidak tahu harus berbuat apa.

Kondisi ini menjadi gerbang vital seseorang bisa terjerumus ke dalam depresi.

3. Suasana Batin

Suasana batin yang suram atau mood yang sedih juga termasuk gejala utama dari depresi.

Ketiga kondisi ini apabila dialami seseorang selama setidaknya dua minggu, maka orang tersebut sudah dapat didiagnosis mengalami depresi.

Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN 2024 Segera Dibuka: Lulusan SMA hingga S2 Bisa Melamar, Catat Perkiraan Tanggalnya

Namun ada beberapa kondisi depresi yang tidak menunjukkan ketiga gejala trias depresi.

Kondisi seperti gangguan kognitif, susah berkonsentrasi, perasaan yang sensitif, gangguan makan, gangguan tidur, gampang marah, itu semua merupakan gejala lain dari depresi.

Menurut dr. Andri, orang yang depresi tidak selalu merasa sedih.

Gejala umum depresi yang terjadi pada anak muda adalah gangguan kognitif, seperti susah berpikir, susah konsentrasi, susah melakukan aktivitas yang memerlukan otak atau pikiran.

Baca Juga: Ingin Berkembang dengan Cepat? Pelajari Trik untuk Menjadi Seorang Fast Learner

Jika kamu mengalami gejala-gejala tersebut, dan sudah berlangsung lebih dari dua minggu, segeralah untuk berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog.

Jangan anggap sepele gejala-gejala depresi yang berlangsung lebih dari dua minggu karena jika dibiarkan berlarut-larut dapat menggerus kesehatan mental kamu.***

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Imanudin Abdurohman