Gaya Hidup

Ini 10 Provinsi Terkecil di Indonesia, Jakarta dan Yogyakarta Paling Sempit?

Oleh: Nuriyah Nofasari Selasa 05 Mar 2024, 18:35 WIB
Meskipun memiliki luas wilayah relatif kecil, provinsi-provinsi ini tetap memiliki peran penting dalam pembangunan dan perkembangan negara,

AYOJAKARTA.COM – Menurut laporan yang disampaikan oleh Badan Pusat Statistik Indonesia pada tahun 2023, terungkap bahwa sejumlah provinsi di Indonesia menunjukkan karakteristik memiliki luas wilayah yang relatif kecil dibandingkan dengan provinsi lainnya.

Dari data yang terhimpun, dapat disusun daftar 10 provinsi tersebut, yang menunjukkan keragaman geografis di Indonesia yang memiliki luas wilayah lebih terbatas daripada provinsi-provinsi lainnya.

Baca Juga: Kapan Bansos BPNT Tahap 2 dan 3 Cair di KKS dan PT Pos, Ini Estimasinya

Dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Atlantis People, pada Selasa, 5 Maret 2024, berikut 10 provinsi terkecil di Indonesia.

1. Nusa Tenggara Barat dengan luas wilayah kurang lebih 19.676 km²

2. Kepulauan Bangka Belitung dengan luas wilayah kurang lebih 16.691 km²

3. Sulawesi Barat dengan luas wilayah kurang lebih 16.595 km²

4. Sulawesi Utara dengan luas wilayah kurang lebih 14.500 km²

5. Gorontalo dengan luas wilayah kurang lebih 12.025 km²

6. Banten dengan luas wilayah kurang lebih 9.353 km²

7. Kepulauan Riau dengan luas wilayah kurang lebih 8.270 km²

8. Bali dengan luas wilayah kurang lebih 5.590 km²

9. DI Yogyakarta dengan luas wilayah kurang lebih 3.171 km²

10. DKI Jakarta dengan luas wilayah kurang lebih 661 km²

Meskipun memiliki luas wilayah yang relatif kecil, provinsi-provinsi ini tetap memiliki peran penting dalam pembangunan dan perkembangan Indonesia.

Baca Juga: 3 Universitas dengan Jurusan Kuliah Bidang Bisnis dan Manajemen Terbaik di Indonesia Berdasarkan Survei THE WUR 2024

Meskipun begitu, luas wilayah yang sempit juga dapat menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan infrastruktur di provinsi-provinsi tersebut.

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Aris Abdulsalam