Gaya Hidup

Terkuak! Ternyata Ini Penyebab Individu Gangguan NPD Sangat Miskin Empati dan Tidak Merasa Salah Meski Sudah Merusak!

Oleh: Karseno AJ Selasa 15 Apr 2025, 16:02 WIB
Narcissistic Personality Disorder atau NPD merupakan jenis gangguan kepribadian yang dapat terjadi pada siapapun.

AYOJAKARTA.COM -- Narcissistic Personality Disorder atau NPD merupakan jenis gangguan kepribadian yang dapat terjadi pada siapapun.

Selain memiliki rasa superioritas yang berlebihan, orang dengan gangguan NPD atau Narcissistic Personality Disorder juga selalu haus akan validasi dan pujian atau kekaguman.

Untuk mendapatkan kebutuhan konstan tersebut, seorang NPD atau Narcissistic Personality Disorder akan menggunakan Berbagai macam cara meski berdampak pada orang lain.

Baca Juga: Sering Dianggap Jelmaan Iblis, Ternyata 2 Hal Sederhana Ini Bisa Buat Orang NPD Bernasib Tragis!

Meski tidak berlaku secara menyeluruh dan bergantung pada spektrumnya, orang dengan gangguan NPD cenderung akan berperilaku Bohong, Nyolong dan Serong.

Dikenal sebagai salah satu Dark Triad yang bisa merusak mental hingga gangguan jiwa pada korbannya, para Ahli Neurosains mendapati fakta penyebab cara berpikir orang NPD.

Berdasarkan Neuroimaging atau fMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging), para Ahli mendapati perbedaan pada Prefrontal Cortex dan Insular Cortex orang NPD.

Dalam Neurosains, Prefrontal Cortex berperan dalam mengendalikan emosi dan empati, sedangkan Insular Cortex berfungsi sebagai pengendali kesadaran diri dan empati sosial.

Baca Juga: Pemimpin Sekte Jihad Ummah Nekat Jadikan Pengikutnya Mesin Penghasil Endorfin, Gangguan NPD?

Akibat adanya perbedaan di kedua bagian penting tersebut, impuls yang berkaitan dengan emosi dan perilaku Orang NPD menjadi berbeda dari Orang Normal.

Pada individu dengan gangguan NPD, aktivitas di kedua bagian otak tersebut berkurang sangat signifikan sehingga menyebabkan kurangnya empati dan kuatnya sikap destruktif.

Jalur komunikasi di area otak sosial dan empatik orang NPD sangat lemah atau terganggu, sehingga menyebabkannya kurang bisa mengerti dan memahami emosi orang lain.

Selain itu, Neurosains juga menemukan adanya perbedaan di bagian Amygdala yang berperan sebagai Pusat Emosi seseorang dengan gangguan NPD.

Baca Juga: Punya Kualitas Istimewa! Ternyata Ini Musuh Terbesar Orang dengan Gangguan Narcissistic Personality Disorder atau NPD

Karena minimnya sensitifitas di bagian tersebut, orang dengan gangguan NPD akan cenderung sangat sensitif terhadap kritik namun sukar tergugah dengan derita orang lain.

Perbedaan lain yang ditemukan para Ahli Neurosains terkait kondisi otak orang NPD dengan Orang Normal ada pada Nucleus Accumbens yang berguna sebagai sistem reward di otak.

Akibat kebutuhan akan Dopamin yang konstan dan obsesi akan validasi, Orang NPD akan mudah bosan serta sangat bergantung pada pujian juga validasi.

Baca Juga: Jadilah Empath yang Teredukasi! ini Jenis-Jenis Gangguan NPD atau Narcissistic Personality Disorder yang Wajib Diketahui

Selain itu, orang NPD juga sangat kecanduan dengan perhatian serta akan menjadi sangat mudah frustasi jika menganggap diri sedang diabaikan.

Sehingga tidak mengherankan jika individu dengan gangguan NPD tidak akan merasa bersalah jika melakukan pelanggaran yang bersifat pribadi, amoral ataupun sosial.

Adapun penyebab lahirnya individu dengan gangguan NPD, menurut Ahli bukan semata karena faktor genetik dan lingkungan yang kompetitif tetapi juga luka karena Trauma.***

Reporter Karseno AJ
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil