Gaya Hidup

Kamu Harus Tahu! Ini 5 Tipe Cinta yang Dipengaruhi oleh Pengalaman Masa Kecil

Oleh: Nuriyah Nofasari Selasa 05 Mar 2024, 14:45 WIB
Ilustrasi hubungan percintaan.

AYOJAKARTA.COM — Dalam setiap hubungan, cara seseorang mengekspresikan kasih sayangnya bisa sangat bervariasi.

Namun, bagaimana jika perilaku dan pola pikir tersebut ternyata lebih dipengaruhi oleh pengalaman masa kecil?

Menurut penelitian, anak yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang stabil cenderung memiliki hubungan interpersonal yang lebih sehat di masa dewasa.

Sebaliknya, mereka yang tumbuh dalam lingkungan yang tidak stabil mungkin lebih rentan terhadap perilaku yang tidak sehat dan hubungan yang tidak stabil.

Disebutkan, ada lima model cinta yang sering dipengaruhi oleh masa kecil seseorang.

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Psych2go Indonesia, berikut model cinta ungkapkan tentang pengalaman masa kecil seseorang:

Baca Juga: Tes Kepribadian: Apa Warna Favorit Kamu? Tipe yang Mudah atau Sulit Jatuh Cinta?

1. Penghindar

Orang dengan model cinta tipe penghindar cenderung menghindari keterikatan emosional.

Mereka cenderung menjaga jarak dari orang lain untuk melindungi diri mereka sendiri dan merasa tidak nyaman ketika orang di sekitar mereka mengekspresikan emosi.

Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang tidak menunjukkan kasih sayang mungkin mengembangkan pola penghindaran ini.

Baca Juga: Tes Kepribadian Cinta: Apakah Dia Suka Dirimu atau Hanya Sebatas Sahabat Saja?

2. Peragu

Orang dengan model cinta tipe peragu cenderung meragukan hubungan baru dan mudah meragukan diri sendiri.

Mereka cenderung mengidealkan hubungan, namun meragukan hubungan tersebut saat ada tanda-tanda yang tidak sesuai harapan.

Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang tidak stabil dan tidak dapat diprediksi mungkin mengalami ketidakpastian yang serupa dalam hubungan.

Baca Juga: Segara Tayang! Layar Drama Indonesia Terbaru RCTI, Cinta Berakhir Bahagia

3. Pengendali

Orang dengan model cinta tipe pengendali cenderung ingin mengendalikan hubungan untuk menghindari perasaan negatif. Mereka sering kali memegang kendali agar tidak terbuka terhadap perasaan seperti ketakutan atau ketidakberdayaan.

Pola ini mungkin berkembang karena kurangnya rasa perlindungan atau dukungan emosional dalam masa kecil.

Baca Juga: Psikologi Cinta: 10 Tanda-Tanda Pria Cuek Jatuh Cinta Kepada Anda Lewat Bahasa Tubuh

4. Penghibur

Orang dengan model cinta tipe penghibur cenderung fokus pada kebahagiaan orang lain bahkan jika itu berarti mengorbankan kebutuhan mereka sendiri.

Mereka sering memantau suasana hati orang di sekitar dan merasa tidak nyaman saat orang lain tidak bahagia. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang memerlukan penghiburan mungkin mengembangkan pola ini.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Jawab 7 Pertanyaan Ini untuk Tahu Siapa yang Diam-Diam Jatuh Cinta padamu!

5. Korban

Orang dengan model cinta tipe korban cenderung kurang percaya diri dan mungkin menderita depresi atau kecemasan. Mereka cenderung tertarik pada orang yang dominan karena mereka terbiasa dengan pola ini dalam masa kecil.

Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh tekanan atau bahkan kekerasan mungkin mengembangkan pola ini sebagai mekanisme bertahan hidup.

Penting untuk memahami bahwa model cinta ini tidak menggambarkan secara pasti seseorang atau pengalaman masa kecilnya, namun dapat memberikan wawasan tentang pola perilaku dan pola pikir yang berkembang dalam hubungan.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Tedi Rukmana