AYOJAKARTA.COM - Bagi sebagian besar orang, Stres, Anxiety dan Depresi adalah hal yang sama.
Padahal sesungguhnya tiga hal tersebut memiliki pengertian dan makna yang berbeda, termasuk cara mengatasinya.
Stres, Anxiety, dan Depresi termasuk salah satu penyakit kejiwaan yang kerap menimpa masyarakat.
Seseorang yang mengidap penyakit tersebut diperlukan penanganan khusus serta diawasi langsung oleh ahli klinis seperti psikolog atau psikiater.
Sebagai gambaran, berikut penjelasannya mengenai apa itu Stres, Anxiety, dan Depresi seperti dilansir Ayojakarta.com dari Instagram @teskepribadian.id.
Stres
Stres merupakan reaksi normal manusia. Terutama ketika ada di situasi tertekan. Emosi, banyak pikiran dan yang lain.
Ada 2 jenis stres
1. Eustress
Termasuk stres baik dan membantu untuk menjadi lebih produktif.
Contoh : Menjelang ujian, otomatis semakin rajin belajar.
2. Distress
Stres yang berdampak negatif. Terutama jika kondisi yang terjadi melebihi kemampuan diri untuk mengatasinya.
Contoh : Di saat yang bersamaan ada jadwal mata kuliah atau bertemu dengan klien penting.
Anxiety
Sebuah keadaan emosi manusia yang mencemaskan atau gelisah karena suatu keadaan.
Anxiety berdampak pada diri sendiri, seperti:
- negative thinking yang berlebihan\
- Sakit kepala
- Badan gemetar
- Tangan berkeringat
- Sesak nafas
- Suka menyendiri
Anxiety menjadi tidak normal jika kecemasan melebihi kemampuan diri sendiri untuk menghadapi
Kondisi ini sering disebut dengan Anxiety Disorder
Depresi
Kondisi saat mental seseorang dalam keadaan paling sedih yang berlebihan.
Misalnya, saat seseorang merasa sedih. Tapi level kesedihannya semakin memburuk.
Hal itu dikategorikan sebagai depresi dan membutuhkan penanganan profesional. Khususnya psikiater.
Itulah penjelasan sekilas mengenai apa itu Stres, Anxiety, dan Depresi. Jika Anda merasa memiliki ciri-cirinya, segera konsultasikan dengan ahlinya.***
Baca Juga: Tes Penglihatan: Kamu Orang yang Teliti? Coba Temukan 3 Perbedaan pada Kangguru Ini