AYOJAKARTA.COM – Salah satu hal paling sederhana namun justru menjadi hal paling sulit ditemukan atau diperoleh bagi kebanyakan orang adalah kebahagiaan.
Kebahagiaan dalam perspektif kebanyakan orang sering dikaitkan dengan aspek kepemilikan, pemujaan atau pencapaian-pencapaian secara fisik atau materi.
Sehingga dalam realitas sosial kebanyakan orang justru terjebak pada anggapan-anggapan atau perspektif tentang kebahagiaan dari orang lain.
Baca Juga: Kabar Terbaru! Saldo Rp400 Ribu Baru Saja Masuk KKS KPM, Apakah Bansos BPNT dan BLT MRP?
Padahal, letak kebahagiaan yang selalu menjadi sasaran pencapaian setiap orang tidak terletak secara fisik di luar diri.
Kebahagiaan yang sejati, merupakan kondisi dimana kesadaran seseorang mampu hadir secara utuh baik secara emosional, fisik dan intelektual secara situasional.
Dengan kata lain, kebahagiaan yang banyak dicari oleh kebanyakan orang sudah berada di dalam diri sendiri dan hanya membutuhkan sedikit usaha untuk menemukannya.
Kurangnya pengetahuan, pemahaman dan kesadaran akan esensi dasar kebahagiaan, menjadikan banyak orang mengalami kebimbangan.
Untuk dapat menemukan lokasi kebahagiaan yang terletak di dalam diri, setiap individu perlu terlebih dahulu mengetahui aturan dasar kebahagiaan.
Berikut ini merupakan lima aturan dasar yang harus diusahakan dan dilakukan setiap individu demi mencapai pada kebahagiaan.
Aturan pertama untuk dapat menemukan letak dari kebahagiaan di dalam diri sendiri adalah tidak membenci siapapun.
Baca Juga: 3 Tanda Kamu Mempunyai Mental yang Lemah, Ternyata Bukan Mudah Baper atau Penakut tapi…
Perasaan benci, iri, marah, malu merupakan bentuk-bentuk tingkat kesadaran diri yang hanya akan membuat seseorang terus terjebak dalam lingkaran kegagalan.
Karena itu, penting bagi setiap individu untuk berusaha tidak membanding-bandingkan diri dengan orang lain yang juga menjadi aturan kedua dari kebahagiaan.
Membandingkan diri dengan orang lain, selain akan menutup celah masuknya rasa syukur atas karunia Tuhan juga akan semakin membuat hidup diselimuti kedengkian.
Aturan dasar ketiga yang perlu dilakukan untuk mencapai kepada tingkat kebahagiaan sejati adalah tidak dihantui masa lalu dan rasa kuatir akan masa depan.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilih Pena Bulu Temukan Sifat Tersembunyi yang Ada Pada dirimu
Karena itu setiap peristiwa atau hal yang membuat seseorang melekat pada masa lalu atau dianggap akan menghambat masa depan, harus dibersihkan dari pikiran.
Aturan dasar keempat pangkal dari kebahagiaan sejati adalah tidak berharap mendapat imbalan atas hal-hal baik yang sedang atau akan dikerjakan.
Untuk bisa bersikap ikhlas atau berbuat tanpa mengharap imbalan, salah satu cara yang banyak dilakukan Orang Bijak adalah dengan menata niat hanya kepada Tuhan.
Aturan dasar kelima untuk dapat menemukan dan mencapai fase kebahagiaan sejati adalah tidak mengeluh atau mendramatisir segala permasalahan hidup.***
Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilih Pena Bulu Temukan Sifat Tersembunyi yang Ada Pada dirimu