AYOJAKARTA.COM – Selama ini, psikopat telah menjadi karakter favorit pada film-film Hollywood, seperti Hannibal Lecter atau Joker.
Meskipun hanya film yang non fiksi, namun ada fakta tentang psikopat yang bisa membantumu dalam mengidentifikasi predator sosial ini.
Kamu mungkin agak kebingungan untuk membedakan antara psikopat dengan gangguan kepribadian anti sosial (ASPD).
Meskipun terdapat kemiripan, keduanya bukanlah hal yang sama.
Baca Juga: Ada Berapa Garis di Pergelangan Tangan Kamu Saat Mengepal? Ada Artinya Loh!
Apa yang Dimaksud Mata Psikopat?
Secara medis, tatapan atau mata seorang psikopat belum bisa didefinisikan dengan jelas atau mendetail dalam literatur.
Namun, beberapa peneliti telah mengeksplorasi perilaku visual yang berbeda di antara mereka yang mengidap psikopat.
Sebagai contoh, biasanya ketika orang melihat sesuatu yang menjengkelkan, maka pupil mata akan membesar.
Hal ini sebagai respon atau cerminan dari saraf simpatik tubuh yang mulai bekerja.
Namun, sebuah penelitian pada tahun 2018 dari sumber terpercaya dengan sampel 82 pria dengan ciri-ciri psikopat interpersonal-afektif memberikan hasil yang agak berbeda.
Penelitian tersebut menunjukkan adanya respon pupil yang berkurang ketika mereka diperlihatkan gambar-gambar negatif (gambar yang bersifat sadis dan kejam).
Studi lainnya, yang juga dari sumber terpercaya, juga menemukan berkurangnya pelebaran pupil di antara para psikopat ketika mereka mendengarkan suara-suara negatif, seperti teriakan.
Para peneliti juga menemukan bahwa mereka yang memiliki ciri-ciri psikopat menghabiskan waktu lebih lama untuk melihat objek yang menggambarkan emosi, seperti rasa sakit atau malu.
“Subyek mata dan psikopat sangat menarik,” kata Dr. Naomi Murphy, seorang konsultan dan psikolog forensik sekaligus pendiri Octopus Psychology.
“Terkadang, orang dengan psikopat menggunakan tatapan mata sebagai cara yang disengaja untuk mengendalikan dan mengintimidasi orang lain,” lanjut Dr. Murphy.
“Namun, tatapan ini juga dapat mencerminkan kemarahan yang dingin dan keras jika mereka berusaha keras untuk menahannya, seperti halnya orang lain yang memelototi orang lain saat mereka kesal dengan seseorang.”
Meskipun demikian, tidak benar untuk mengasumsikan bahwa semua psikopat memiliki tatapan yang menakutkan.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa psikopat melakukan kontak mata yang lebih sedikit daripada yang tidak.
Menariknya, Dr. Murphy menjelaskan bahwa bukan hal yang aneh bagi penderita psikopat untuk mengenakan pakaian berwarna gelap, bahkan ketika berada di dalam ruangan.
Menurut Dr. Murphy, hal ini disebabkan oleh sensitivitas cahaya yang meningkat.
“Mengenakan warna gelap menyembunyikan kurangnya kontak mata mereka dan mencegah orang lain melihat ke dalam jendela jiwa mereka,” kata Dr. Murphy.
“Dengan demikian, hal ini mencegah mereka tanpa disadari memberikan informasi yang tidak ingin mereka berikan.”
Baca Juga: 4 Ciri Orang Licik, Waspada Terhadap Orang yang Miliki Tanda Ini
Karakteristik Tatapan Mata Seorang Psikopat
Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya, tidak semua individu yang menunjukkan ciri-ciri psikopat memiliki tatapan mata yang terkenal itu, seperti Hannibal Lecter.
Akan tetapi, jika ada, karakteristiknya bisa bervariasi di antara mereka.
Meskipun tidak ada serangkaian karakteristik spesifik dan pasti yang membentuk “tatapan psikopat”, namun ada beberapa ciri umum yang sudah teramati.
Beberapa ciri umum itu antara lain:
· Sikap dingin, dengan kurangnya kehangatan, empati, atau kasih sayang.
· Bermata lebar, dengan lebih banyak bagian putih mata yang terlihat.
· Berkurangnya kedipan mata.
· Fokus yang terasa seperti pemangsa atau mengancam.
· Pupil membesar.
· Intensitas yang meningkat.
· Kontak mata atau fiksasi yang ditahan lebih lama.