Gaya Hidup

Daftar 10 Negara dengan Biaya Hidup Paling Mahal di Dunia, Cuma Sultan yang Bisa Tinggal di Sana

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Jumat 02 Feb 2024, 16:43 WIB
Illustrasi. Daftar 10 Negara dengan Biaya Hidup Paling Mahal di Dunia, Cuma Sultan yang Bisa Tinggal di Sana

AYOJAKARTA.COM - Biaya hidup yang tinggi dapat menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas hidup seseorang.

Berbagai faktor, termasuk harga makanan, akomodasi, transportasi, dan gaya hidup, dapat mempengaruhi tingkat biaya hidup suatu negara.

Berikut adalah daftar 10 negara dengan biaya hidup paling mahal di dunia berdasarkan perbandingan rata-rata pengeluaran bulanan:

Baca Juga: Geger! Pelajar Tewas Akibat Kopi Sianida, Polres Pacitan Ungkap Motif Pelaku, Salah Sasaran?

1. Monaco

Monaco, negara mungil di kawasan Riviera, dinobatkan sebagai tempat tinggal termahal di dunia.

Dengan biaya hidup 3,88 kali lipat lebih tinggi dari rata-rata global, Monaco meninggalkan jauh negara-negara lain dalam hal pengeluaran.

Menariknya, meski dompet bisa cepat terkuras, Monaco tetap berada di peringkat 17 sebagai negara terfavorit untuk ditinggali.

Apa daya tarik yang ditawarkan Monaco hingga rela merogoh kocek dalam-dalam?

Untuk dapat hidup nyaman di Monaco, dibutuhkan pendapatan bersih sekitar $5,648 per bulan atau Rp89jutaan.

Angka ini tentu terbilang fantastis dibandingkan dengan biaya hidup di kebanyakan negara.

Namun, bagi sebagian orang, kemewahan, gaya hidup glamor, dan suasana eksklusif yang ditawarkan Monaco mungkin sepadan dengan harganya.

2. Singapura

Singapura, negara singa yang gemerlap, menempati posisi kedua sebagai tempat tinggal termahal di Asia.

Dengan biaya hidup mencapai $3.408 per orang per bulan, Singapura masuk dalam jajaran negara termahal di dunia. Namun, tingginya biaya hidup diimbangi dengan berbagai keunggulan.

Faktor-faktor seperti gaji yang kompetitif, perekonomian yang stabil, dan standar hidup yang tinggi turut berkontribusi pada biaya hidup yang mahal di Singapura. Meskipun demikian, daya tarik Singapura sebagai tujuan ekspatriat tidak berkurang.

Hal ini tidak lepas dari sistem pajak yang menguntungkan, stabilitas politik, dan infrastruktur yang mumpuni.

Baca Juga: Pendaftaran Dibuka, Ini Syarat Lengkap Masuk IPDN 2024 Mulai dari Tinggi Badan hingga Batas Usia

3. Kepulauan Cayman

Dengan biaya hidup $3,255 per bulan atau sama dengan Rp51 jutaan, Kepulauan Cayman menempati posisi ketiga.

Meskipun surga pulau ini terkenal dengan ekonomi yang kuat dan pariwisata yang booming, biaya hidup tinggi diimbangi dengan standar hidup yang luar biasa dan sistem pajak yang menguntungkan.

4. Swiss

Berada di antara pegunungan Alpen yang memesona, Swiss berada di urutan keempat dengan biaya hidup bulanan $2,850 atau Rp44 jutaan.

Gaji tinggi, pajak besar, dan ekonomi kuat menjadi faktor utama biaya hidup yang mahal.

Namun, bagi pecinta alam dan petualangan, kualitas hidup yang tak tertandingi di Swiss sepadan dengan harganya.

5. Islandia

Negeri api dan es ini menduduki posisi kelima dengan biaya hidup bulanan $2,457 per orang. Keterpencilan geografis dan populasi yang sedikit turut membuat biaya hidup tinggi.

Tapi, Islandia menawarkan layanan kesehatan dan pendidikan yang luar biasa, keindahan alam yang menakjubkan, dan tingkat kriminalitas yang rendah.

6. Irlandia

Di urutan keenam, Irlandia memiliki biaya hidup $2,343 per bulan. Permintaan perumahan yang tinggi dan biaya kesehatan yang mahal menjadi penyebab utamanya.

Meski begitu, Irlandia diburu para ekspatriat karena ekonominya yang kuat, warisan budaya yang kaya, penduduk yang ramah, dan pemandangan yang memukau.

Baca Juga: BLT Mitigasi Risiko Pangan Dikabarkan Sudah Cair di KKS, Saldo Masuk Rp600 Ribu Benarkah? Yuk Cek Faktanya di Sini!

7. Liechtenstein

Liechtenstein duduk di peringkat ketujuh dengan biaya hidup bulanan $2,326. Meski kecil, negara ini menawarkan pemandangan indah, kebijakan pajak yang menguntungkan, dan standar hidup yang tinggi.

Kemewahan ini diiringi dengan gaji tinggi, ekonomi kecil, dan ketergantungan pada impor. Tetap saja, Liechtenstein menjadi magnet bagi ekspatriat kaya yang menginginkan kualitas hidup terbaik.

8. Amerika Serikat
Di urutan kedelapan, Amerika Serikat memiliki biaya hidup bulanan $2,317 per orang atau Rp36 jutaan.

Tingginya biaya perawatan kesehatan, pajak yang besar, dan harga rumah di kota-kota besar menjadi penyebab utama.

Namun, "Tanah Impian" ini menawarkan berbagai hiburan, kuliner, dan belanja yang terjangkau, serta peluang kerja menarik dengan gaji yang menggiurkan.

9. Luksemburg

Untuk seorang individu, biaya hidup bulanan di Luksemburg mencapai $2,271 setara Rp35 jutaan, menjadikannya negara termahal kesembilan.

Sektor perbankan yang kuat yang menarik para orang kaya berperan penting dalam tingginya biaya hidup.

Namun, Luksemburg memberikan kompensasi berupa layanan kesehatan dan pendidikan yang luar biasa, kualitas hidup yang patut ditiru, serta banyak kesempatan budaya dan rekreasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Raya, Sabtu 3 Februari 2024, Tidak Akan Hujan?

10. Australia

Australia berada di urutan kesepuluh dengan biaya hidup $2,212 per bulan atau sekitar Rp34 juta.

Upah minimum yang tinggi, pajak yang besar, dan permintaan perumahan serta sumber daya yang tak henti-hentinya menjadi pendorong utama biaya hidup di sini.

Meski demikian, Australia tetap menjadi tujuan wisata yang menarik karena keindahan alamnya, warisan budaya yang kaya, dan standar hidup yang luar biasa.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Jinan Vania Barizky