AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini cawapres nomor urut 3, Mahfud MD hadir dalam acara dialog bertajuk ‘Tabrak Prof’ pada Kamis (25/1/24) malam di Bento Kopi, Bandar Lampung.
Dalam acara dialog tersebut, cawapres Ganjar Pranowo itu memberi pendapat soal sikap tidak beretika dan berakhlak selalu dibarengi dengan sifat koruptif.
Dimana tayangan saat Mahfud MD menghadiri acara dialog itu juga diunggah melalui akun TikTok pribadinya @mohmahfudmdofficial pada (26/1/24).
Baca Juga: Top 15 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terakreditasi Unggul, Rekomendasi untuk SPMB 2024
Mulanya, Mahfud MD mengatakan jika membiarkan para ibu melahirkan anak yang tidak berakhlak merupakan dosa besar bagi bangsa.
“Membiarakan emak-emak dan ibu-ibu untuk melahirkan anak-anak yang tidak berakhlak itu adalah satu dosa besar kepada bangsa ini,” ucap Mahfud MD.
Pasalnya, menurut Mahfud MD, bangsa akan jadi hancur apabila generasi yang akan datang semuanya tak punya akhlak dan etika.
“Bangsa ini akan hancur manakala generasi mendatang itu tidak punya etika dan tidak punya akhlak,” ujarnya lagi.
Pendapat Mahfud MD itupun langsung disambut riuh oleh para pendukung dengan berteriak, “Tabrak…tabrak..”
Kemudian Menkopolhukam tersebut menyinggung soal sikap tidak beretika dan berakhlak sudah pasti membawa bibit korupsi.
“Karena ketidakpunyaan etika dan akhlak ini sebenarnya selalu berbarengan dengan sifat-sifat koruptif,” tegas Mahfud MD.
Mahfud MD lantas menyebut bahwa siapa saja yang tidak beretika dan berakhlak pasti ada tindakan korupsi yang dilakukan entah dalam bentuk apapun.
“Siapapun orang yang tidak punya etika, akhlak, dan moral pasti di belakangnya ada tindakan-tindakan korupsi yang dilakukan dalam berbagai bentuknya,” terang Mahfud.
Namun yang cukup menyita perhatian adalah pernyataan Mahfud MD soal jangan sampai para ibu melahirkan anak dalam situasi kurang akhlak.
“Oleh sebab itu kepada siapapun jangan sampai membiarkan anak-anak muda kita, anak-anak muda kita, ibu-ibu kita yang akan melahirkan anak-anak juga dilahirkan di dalam situasi yang kurang akhlak,” tutur Mahfud MD.
Lebih lanjut Mahfud mengatakan, “Itu bertentangan dengan budaya Indonesia, bertentangan dengan ajaran agama, bertentangan juga dengan tata hukum Indonesia.”
Video dialog Mahfud MD yang membahas soal etika dan akhlak tersebut justru dibanjiri komentar yang menyenggol nama Gibran Rakabuming Raka.
“Luar biasa mas Gibran bs bikin seorang Prof Md kongslet,” tulis @yosie.
Baca Juga: 22 Jurusan Sepi Peminat di Universitas Sebelas Maret (UNS), Peluang Lolos SNBT dan SNBP Tinggi!
“Hanya seorang Gibran mampu membuka karakter asli mpud kelihatan sekarang,” komentar @diahaga4.
Komentar senada juga dituliskan @Pelawak, “Hilangnya jati diri munculnya sifat asli dari seorang Mahfud Md?? Apa yang terjadi prof??”
Ada juga warganet dengan akun @ciyaa yang tampak kecewa dengan berkomentar, “Bapak sedang berbicara tntang seorang ibu lho.”***