Gaya Hidup

Tingkat Persaingan Jalur SNBP IPB: Jurusan Silvikultur Paling Mudah, Prodi Ini yang Paling Sulit, Apa?

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Selasa 16 Jan 2024, 14:17 WIB
Institut Pertanian Bogor (IPB)

AYOJAKARTA.COM - Institut Pertanian Bogor (IPB) bersiap untuk menerima mahasiswa baru program Sarjana melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).

Berdasarkan hasil SNPMB IPB 2023, keketatan persaingan jalur SNBP di IPB cukup beragam. Mulai dari yang paling ringan hingga yang paling sulit.

Pada tahun 2022/2023, jurusan Silvikultur di Fakultas Kehutanan dan Lingkungan adalah prodi dengan tingkat persaingan paling mudah, yaitu 4,75.

Baca Juga: 7 Kota Ternyaman di Indonesia yang Cocok untuk Dijadikan Tempat Tinggal, DKI Jakarta Termasuk?

Silvikultur adalah ilmu, teknologi, dan seni yang mempelajari tentang pembinaan ekosistem hutan yang meliputi seluruh kegiatan budidaya, seperti pembenihan, pembibitan, permudaan (penanaman), pemeliharaan, & monitoring suatu ekosistem hutan.

Lalu prodi apa yang memiliki tingkat persaingan paling sulit. Berikut daftarnya dikutip dari situs resmi IPB. Sebagai catatan Sains Biomedis dan Kedokteran adalah prodi baru di IPB.

  • Sains Biomedis 0
  • Kedokteran 0
  • Silvikultur 4,75
  • Fisika 4,96
  • Teknologi & Manajemen Perikanan Tangkap 5,26
  • Manajemen Sumberdaya Perairan 5,69
  • Agronomi Dan Hortikultura 5,74
  • Nutrisi Dan Teknologi Pakan 5,82
  • Teknologi Produksi Ternak 5,9
  • Konservasi Sumberdaya Hutan & Ekowisata 5,97
  • Teknologi & Manajemen Perikanan Budidaya 6,26
  • Proteksi Tanaman 6,34
  • Teknologi Hasil Perairan 6,51
  • Teknologi Hasil Hutan 6,75
  • Teknologi Hasil Ternak 6,79
  • Ilmu Dan Teknologi Kelautan 7,13
  • Manajemen Sumberdaya Lahan 7,41
  • Manajemen Hutan 7,5
  • Teknik Pertanian Dan Biosistem 7,64
  • Meteorologi Terapan 7,9
  • Biokimia 8,18
  • Ekonomi Sumberdaya Dan Lingkungan 8,34
  • Kimia 8,63
  • Matematika 8,95
  • Kedokteran Hewan 9,63
  • Ilmu Keluarga Dan Konsumen 9,68
  • Teknik Industri Pertanian 9,84
  • Ilmu Ekonomi Syariah 10,05
  • Arsitektur Lanskap 10,21
  • Biologi 10,21
  • Ekonomi Pembangunan 10,4
  • Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat 11,25
  • Bisnis 11,34
  • Agribisnis 11,71
  • Teknologi Pangan 13,13
  • Statistika Dan Sains Data 15,24
  • Aktuaria 15,71
  • Teknik Sipil Dan Lingkungan 16,21
  • Manajemen 22,4
  • Ilmu Gizi 23,56
  • Ilmu Komputer 25,91

Baca Juga: Senggol Mahfud MD Soal Dugaan Memfasilitasi Pemakzulan Jokowi, Alvin Lim: Bentuk Pengkhianatan Negara!

Cara Menghitung Tingkat Persaingan

Tingkat keketatan di PTN adalah ukuran yang menunjukkan seberapa sulit untuk masuk ke program studi tertentu di perguruan tinggi negeri.

Tingkat keketatan ditentukan oleh dua faktor utama, yaitu jumlah peminat dan daya tampung.

Jumlah peminat adalah jumlah siswa yang mendaftar ke program studi tersebut, sedangkan daya tampung adalah jumlah kursi yang disediakan oleh perguruan tinggi untuk program studi tersebut.

Semakin banyak peminat dan semakin sedikit daya tampung, maka semakin tinggi tingkat keketatan program studi tersebut.

Untuk menghitung tingkat keketatan, kita dapat membagi jumlah peminat dengan daya tampung, lalu mengalikan dengan 100%.

Contoh, jika program studi A memiliki 1.000 peminat dan 50 daya tampung, maka tingkat keketatannya adalah (1.000 / 50) x 100% = 2.000%.

Artinya, setiap kursi di program studi A diperebutkan oleh 20 orang peminat. Atau, hanya 5% dari peminat yang dapat diterima di program studi A.

Tingkat keketatan dapat berbeda-beda setiap tahunnya, tergantung pada jumlah peminat dan daya tampung yang berubah-ubah.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Jinan Vania Barizky