AYOJAKARTA.COM – Berbagai pendekatan keilmuan telah banyak dilakukan manusia untuk bisa mengenali karakteristik ataupun kepribadian seseorang.
Selain menggunakan bentuk keseluruhan atau bagian wajah atau bentuk ruas kuku dan sejenisnya, kepribadian seseorang juga bisa diketahui melalui bentuk tulisan tangan.
Ilmu yang mempelajari tentang karakteristik atau kepribadian seseorang berdasarkan tulisan tangan, biasa disebut dengan istilah Grafologi.
Disadari atau tidak, masing-masing individu memiliki cara atau teknik tersendiri dalam membuat sebuah tulisan tangan.
Ada sebagian orang yang menulis dengan bentuk tulisan tangan cenderung tegak, condong ke kanan, ke kiri atau bahkan gabungan dari keseluruhannya.
Grafologi mempercayai, setiap bentuk tulisan tangan seseorang merupakan cerminan dari responsivitas emosi penulisnya atau disebut juga dengan slant.
Berdasarkan pandangan tersebut, Grafologi meyakini bahwa bentuk tulisan tangan seseorang memiliki keterkaitan mendalam dengan karakteristik dan kepribadian.
Sebagai salah satu introspeksi diri, berikut ini merupakan penjelasan dari bentuk-bentuk tulisan tangan seseorang menurut Grafologi.
Dikutip dari kanal YouTube Kang Aviv, seseorang yang cenderung menulis tangan ke arah kanan, menunjukkan bahwa penulisnya memiliki responsive emosi yang mudah tergugah.
Individu yang memiliki kecenderungan menulis tangan dengan kecenderungan ke arah kanan, memiliki sisi empati yang tinggi terhadap sekitarnya.
Namun apabila bentuk tulisan tangan tersebut justru sangat ekstrim ke kanan, hal tersebut justru menunjukkan adanya sikap impulsif.
Kedua, seseorang yang memiliki bentuk tulisan tangan tegak, menurut Grafologi hal tersebut menunjukkan sikap yang objektif dan seimbang.
Seseorang yang memiliki kecenderungan menulis tegak lurus, dipercaya memiliki keseimbangan antara rasio dan emosi sehingga mampu beradaptasi dengan cepat.
Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Berdasarkan 10 Pilihan sangat Sulit yang Pernah Ada, Kamu Tipe Apa?
Jenis tulisan tangan ketiga yang sering terlihat pada orang lain atau bahkan diri sendiri adalah miring ke kiri.
Seseorang dengan kecenderungan menulis miring ke kiri, biasanya dikenal sebagai pribadi yang mampu mengendalikan emosi atau withdrawal.
Salah satu ciri khusus dari seseorang dengan bentuk tulisan condong ke kiri, biasanya menghindari penggunaan diksi yang mengacu pada aspek rasa.
Pemilik jenis tulisan semacam ini akan lebih sering mengedepankan aspek rasionalitas dan pikiran daripada ekspresi emosi yang bersumber dari perasaan.
Jenis tulisan keempat adalah perpaduan dari ketiga jenis tulisan tangan sebelumnya, atau tidak beraturan.
Seseorang yang memiliki tulisan tidak beraturan, menurut grafologi hal tersebut menunjukkan pemiliknya berkepribadian belum dewasa atau kekanak-kanakan.***