AYOJAKARTA.COM -- Pernahkah kamu melakukan silent treatment? Atau pernahkah kamu menjadi korban dari silent treatment tersebut?
Jika kamu pernah menjadi korban, pada artikel berikut ini akan membahas mengenai 5 dampak psikologis silent treatment pada orang yang pernah merasakannya.
Silent treatment merupakan sebuah sikap penolakan untuk berkomunikasi kepada seseorang secara verbal.
Baca Juga: Kabar Baik! CPNS 2024 Dibuka Bagi Fresh Graduate, Ini 5 Jurusan Paling Banyak Dibutuhkan
Taktik ini sengaja digunakan oleh seseorang untuk menghentikan komunikasi atau memutuskan hubungan dengan orang lain dengan tidak memberikan respons verbal maupun non-verbal.
Melakukan silent treatment kepada orang lain ternyata bisa menimbulkan dampak psikologis yang sangat signifikan pada korbannya.
Lantas, apa saja sih dampak psikologis silent treatment pada orang yang merasakan atau korbannya?
Dikutip dari akun Instagram @widyasari1206_, berikut ini dampak psikologis silent treatment yang pada orang yang merasakannya atau korban.
1. Stres emosional
Dampak psikologis pertama dari silent treatment yang dirasakan oleh korban yaitu merasa stres emosional.
Bagi seseorang yang mendapatkan perlakukan silent treatment mungkin mereka akan merasa tidak dihargai, terisolasi, hingga merasa takut dan cemas.
Perasaan-perasaan negatif hasil dari silent treatment inilah yang menyebabkan korban mengalami stres emosional yang sangat kuat.
2. Rasa bersalah
Dampak psikologis kedua dari silent treatment yang dirasakan oleh korban yaitu adanya perasaan bersalah.
Bagi mereka yang menerima perlakukan silent treatment mungkin akan muncul perasaan bersalah, Bahkan, mungkin ketika mereka tidak bersalah pada situasi tersebut.
Korban dari silent treatment ini akan merasa bertanggung jawab untuk bisa memperbaiki hubungan kembali.
Baca Juga: Singgung Anak Pejabat yang Jadi Cawapres, Anies Baswedan: Beri Kesempatan Anak Tumbuh Alami
3. Gangguan dalam komunikasi
Dampak psikologis selanjutnya dari silent treatment yang dirasakan oleh penerimanya yaitu adanya gangguan dalam komunikasi.
Perlakukan silent treatment ini bisa menghambat komunikasi yang sehat, akibatnya pemecahan masalah dan juga pemahaman bersama bisa terganggu.
Adanya silent treatment ini bukan menyelesaikan masalah, tapi justru yang terjadi yaitu memperpanjang masalah yang mendasarinya.
4. Depresi dan kecemasan
Salah satu dampak psikologis dari perilaku silent treatment pada orang yang merasakannya yaitu mereka bisa menjadi depresi dan mengalami kecemasan.
Dalam kasus yang ekstrim karena silent treatment ini bisa menjadi faktor pemicu depresi dan kecemasan bagi yang merasakannya.
Baca Juga: Sosok Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan dan Cak Imin Sudah Terpilih, Disebut dari Kalangan Ini
Seseorang yang terus menerus diabaikan atau dihindari oleh orang yang mereka cintai, mungkin saja bisa membuat korban mengalami gangguan mental.
5. Perasaan tidak dihargai
Perasaan tidak dihargai menjadi salah satu dampak psikologis dari perilaku silent treatment yang dirasakan oleh korban.
Bagi korban, mendapatkan perlakuan silent treatment bisa membuat mereka merasa tidak dihargai.
Selain itu, mereka juga merasa seperti mereka tidak memiliki suara atau otoritas dalam sebuah hubungan yang mereka jalin.
Silent treatment merupakan salah satu cara yang tidak efektif dan bisa merusak hubungan.
Saat kamu atau orang yang kamu kenal menjadi korban silent treatment cobalah untuk mencari bantuan profesional atau berbicara secara terbuka dengan pihak yang terlibat untuk mencari pemecahan masalah.
Itulah tadi informasi mengenai 5 dampak psikologis silent treatment pada orang yang merasakannya. Semoga bermanfaat.***