AYOJAKARTA.COM - Di antara teman-teman kamu, mungkin ada satu atau dua yang sering datang terlambat.
Sebenarnya banyak alasan mengapa orang sering terlambat. Misalnya memang karena kehidupan yang semakin sibuk atau alasan paling klasik, macet.
Tapi ternyata kebiasan sering terlambat itu ada hubungannya dengan kepribadian.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Hewan Mana yang Kamu Pilih Ungkap Karakter yang Kamu Miliki
Seorang ilmuwan dari Australia bernama Karl Kruszelnicki, telah mengidentifikasi empat tipe kepribadian yang cenderung sering terlambat..
1. Si Perfeksionis
Perfeksionis memahami pentingnya tepat waktu, tetapi mereka seringkali terjebak dalam mengejar kesempurnaan. Mereka mungkin benar-benar siap untuk pergi, tetapi kemudian mereka teralihkan oleh tugas-tugas kecil, seperti mengosongkan mesin pencuci piring, merapikan dapur, atau mematikan lampu. Justri ketika mereka terlalu fokus pada detail, itu yang menyebabkan mereka justru terlambat.
2. Pemimpi
Sang Pemimpi kesulitan memperkirakan berapa banyak waktu yang sebenarnya dibutuhkan untuk melakukan suatu tugas. Mereka mungkin berpikir mereka bisa mandi, berpakaian, memasak, dan makan sarapan, hanya dalam 20 menit. Namun kenyataannya, waktu yang dibutuhkan lebih lama dan mereka terus-menerus melakukannya sehingga menyebabkan keterlambatan.
3. Trouble Maker
Mereka cenderung menunda-nunda pekerjaan dan biasanya memulai suatu pekerjaan ketika tenggat waktunya sudah dekat. Meskipun mereka meyakini bahwa dapat bekerja dengan baik di bawah tekanan, kebiasaan ini justru menyebabkan deadline terlewati dan janji tidak terpenuhi.
4. Sang Penentang
Sang Penentang memiliki sifat memberontak dan sengaja memang memilih untuk terlambat. Mereka menolak kesepakatan soal ketepatan waktu dan menolak mengikuti instruksi. Terlambat adalah cara mereka memberontak terhadap kesepakatan.
Keterlambatan dapat berdampak negatif bagi diri sendiri dan orang lain.
Bagi diri sendiri, keterlambatan dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan bahkan rasa malu. Bagi orang lain, keterlambatan dapat menyebabkan ketidaknyamanan, kekecewaan, dan bahkan kemarahan.
Jadi sekarang lebih baik untuk memperbaiki diri dengan on time dan tidak terlambat lagi.