Gaya Hidup

5 Tips Hadapi Pelaku Ghosting Menurut Psikolog, Siapkan Mental dan Jangan Salahkan Diri Sendiri

Oleh: Admin Selasa 26 Sep 2023, 21:25 WIB
Ilustrasi Korban Ghosting

AYOJAKARTA.COM - Istilah ghosting belakangan familiar di telinga.

Sebagian dari kita, mungkin saja pernah melakukannya atau justru menjadi korbannya.

Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @teskepribadian.id pada Selasa (26/9/2023), ghosting merupakan kondisi di mana seseorang tiba-tiba mengakhiri komunikasi dengan orang yang sedang dekat tanpa penjelasan.

Perilaku ghosting ini tentunya dapat menyakiti atau melukai perasaan dan hati korbannya.

Tak jarang, korban ghosting sering berakhir dengan perasaan tidak percaya diri hingga merasa cemas.

Lantas apa yang bisa dilakukan ketika menghadapi pelaku ghosting?

Baca Juga: Tes Kepribadian: Masalah Pertama yang Ingin Kamu Tangani Ungkap Banyak Hal Tentangmu, Cari Tahu di Sini!

Berikut lima tips menghadapi pelaku ghosting menurut psikolog:

1. Cari tahu informasi tentang pelaku dari orang terdekatnya.

2. Menyiapkan mental untuk kondisi terburuk.

3. Memberi batasan waktu untuk diri sendiri sampai kapan harus menunggu si pelaku dan kapan saatnya melepaskan.

4. Memberi pesan pada pelaku ghsoting maupun orang terdekatnya tentang batasan waktu yang sudah ditetapkan agar tak berlarut-larut menunggu kejelasan.

5. Tetap menghargai diri sendiri dengan tidak menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi.

Baca Juga: 5 Cara Tidur Nyenyak Saat Cuaca Panas, Pulas sampai Puas

Pelaku ghosting sebenarnya bisa memperbaiki kebiasaan buruk tersebut dengan mulai memiliki mental tanggung jawab.

Belajar mengkomunikasikan perasaan kepada orang terdekat bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan kebiasaan buruk ini.

Tahap terakhir adalah berani memutuskan apa yang sebaiknya dilakukan dalam hubungan.

Apakah akan bertahan atau terus dipertahankan.

Pelaku ghosting umumnya tak sadar bahwa mereka kerap meninggalkan sebuah harapan pada orang yang mereka dekati serta tak ada komunikasi yang jelas dalam hubungan tersebut.

Pada akhirnya, belajar melepaskan sesuatu dan berani memilih adalah hal yang harus dilakukan.***

Reporter Admin
Editor Fathul Amanah