AYOJAKARTA.COM - Dalam psikotes seringkali kita diminta untuk mengikuti tes kepribadian menggambar pohon.
Tes menggambar pohon ini, menurut penelitian psikologis, dapat menggambarkan karakter atau kepribadian seseorang.
Ukuran, bentuk, penempatan, dan hiasan pada tes menggambar pohon dapat memberikan wawasan tentang kepribadian si pembuat gambar.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Jika Kamu Bisa Lihat 9 Wajah, Berarti Kamu Cerdas di Atas Rata-rata
Memahami apa yang mewakili setiap karakteristik dari tes menggambar pohon dapat memberikan awal yang baik untuk pertemanan baru, atau menjadi cara untuk lebih memahami teman lama Anda.
Arti 1
Perhatikan seberapa besar ukuran pohon dengan ukuran kertas. Jika pohon relatif kecil, artinya dia adalah orang yang hemat dan hati-hati dengan waktu dan uang.
Jika besar dan mengisi lebih banyak kertas, orang tersebut sangat dermawan dan cenderung menangani lebih dari yang bisa mereka tangani.
Arti 2
Di mana lokasi pohon? Jika pohon berada di bagian atas, artinya mandiri dan menghargai kebebasan kreatif. Ketika berada di bagian bawah, pohon mewakili orang yang praktis dan bijaksana.
Pohon di tengah halaman berarti orang tersebut terorganisir dengan baik, sedangkan yang digambar di ujung kertas menunjukkan orang yang terbuka pikirannya.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Panjang Jari Kamu Dapat Mengungkap Karakter dan Sikap yang Dimiliki
Arti 3
Teliti garis dan detail pohon. Garis-garis yang kuat, tegas, dan tebal mengindikasikan rasa percaya diri dan agresivitas, sedangkan garis yang digambar dengan ringan menunjukkan kelembutan dan seseorang yang mencoba menyatu.
Jika pohon memiliki banyak detail seperti daun dan cabang, artinya orang itu memperhatikan aspek detil. Sementara sedikit detail menunjukkan bahwa orang tersebut lebih suka melihat gambaran besar.
Arti 4
Amati bayangan di sekitar pohon. Pohon yang terbayang menunjukkan keseriusan dan komitmen. Sementara pohon yang tidak diwarnai, ringan mengimplikasikan kepribadian yang santai.
Jika hanya satu bagian dari pohon yang diwarnai, pelukis mungkin mengkhawatirkan satu aspek kehidupannya. Batang yang diwarnai berkaitan dengan kekhawatiran tentang sesuatu di rumah.
Sementara bagian atas pohon yang diwarnai berkaitan dengan kekhawatiran tentang masa depan. Adanya akar menunjukkan bahwa pelukis memberikan penekanan penting pada masa lalu, dan itu mempengaruhi kehidupan sehari-harinya.
Baca Juga: Tes IQ: Mana Anak yang Menyelinap ke Kamar dalam Gambar Ini? Otak Cerdas Pasti Tau
Jika akarnya diwarnai, mungkin ada kekhawatiran atau masalah di masa lalu. Pohon tanpa akar menunjukkan bahwa pelukis tersebut kuat dan percaya diri dengan dirinya sendiri saat ini.
Arti 5
Perhatikan bentuk pohon. Pohon tinggi, atau dengan bagian atas yang runcing, menunjukkan orang yang berpikir ke depan dengan tujuan tinggi.
Sementara pohon yang pendek mengatakan bahwa pelukis puas dengan situasinya saat ini. Pohon yang lebar menunjukkan kepribadian yang sangat protektif. Pohon yang bengkok melambangkan gelisah dan energi.
Arti 6
Lihat bagian bawah pohon. Jika pohon digambar "melayang: di udara tanpa dasar, atau jika pohon digambar dalam pot, orang tersebut spontan dan mudah beradaptasi.
Pohon yang tertanam di tanah menunjukkan kebutuhan untuk merencanakan dan merasa aman. Garis tanah yang lembut di bawah pohon menunjukkan kepuasan, sedangkan bukit melambangkan seseorang yang ingin diperhatikan.
Baca Juga: 7 Tanda Kamu Orang yang Berkelas, Salah Satunya Tidak Suka Unggah Ini di Medsos!
Arti 7
Perhatikan batang pohon. Batang yang lebar menunjukkan kekuatan, sedangkan yang sempit menunjukkan bahwa orang tersebut fleksibel dan mudah beradaptasi. Batang yang lurus menunjukkan kepribadian yang terorganisir dengan baik.
Batang yang bersih menunjukkan kehidupan rumah yang bahagia, sedangkan batang yang berombak atau gelap menunjukkan ketidakbahagiaan di rumah.
Lobang di batang melambangkan orang yang pemaaf, meskipun lobang yang gelap mengatakan bahwa pelukis memaafkan orang lain tetapi sangat keras pada dirinya sendiri.
Arti 8
Periksa bagian atas pohon, karena ada banyak cara untuk menggambar puncak pohon. Puncak yang berbulu menunjukkan orang yang puas dengan hidup dan memiliki kepribadian yang hangat, sedangkan puncak sederhana menunjukkan orang yang bersifat pribadi dan tertutup.
Puncak dengan banyak garis menunjukkan orang yang sibuk dan energik, meskipun jika garis-garis itu semua kusut, orang tersebut mungkin tidak yakin arah kehidupan ini menuju mana.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan 3 Perbedaan dalam Kedua Gambar Berikut, Kelihatannya Mudah Tapi Susah, Berani Coba?
Pelukis yang menggambar pohon dengan puncak dipotong mungkin menahan diri dari kemajuan sejauh mungkin dalam hidupnya.
Arti 9
Teliti cabang-cabang pohon. Jika pohon tidak memiliki cabang atau daun, orang tersebut peduli tentang sarana dan tujuan tujuan tertentu. Jika pohon memiliki cabang tetapi tidak ada daun, seperti pohon di musim dingin, orang tersebut jujur secara alami dan lebih peduli tentang metode daripada hasil.
Jika pohon penuh dan memiliki daun, orang tersebut lebih mempedulikan hasil daripada sarana. Ketika semua cabang menghadap ke atas, orang tersebut fokus pada masa depan. Jika cabang-cabang menjulur ke banyak arah, orang tersebut extrovert dan berusaha menghubungi orang lain. Jika setiap daun digambar secara detil, pelukis terorganisir dengan baik.
Arti 10
Amati objek apa pun yang digambar di sekitar pohon. Gambar tambahan menunjukkan bahwa pelukis memperhatikan lingkungan sekitar.
Objek yang sering ditemui dalam gambar pohon meliputi buah, kacang, dan rumput, yang menunjukkan fokus pada kenyamanan rumah; bunga - penekanan pada keindahan; burung, hewan, atau orang - kepribadian yang terbuka dan kebaikan; matahari - optimisme; awan - kekecewaan; dan ayunan - kegembiraan dan kesenangan dalam hidup.
Tes menggambar pohon memberikan cara pandang tambahan tentang kompleksitas kepribadian manusia.
Melalui langkah-langkah yang cermat dan analisis mendalam atas setiap aspek gambar pohon, kita dapat memahami lebih dalam tentang seseorang, bahkan dari aspek-aspek yang mungkin tidak terungkap melalui kata-kata.
Tes menggambar pohon ini dapat menjadi alat berguna dalam membantu individu menggali dan memahami diri mereka sendiri.***