AYOJAKARTA.COM – Membangun relasi bukanlah hal yang mudah dilakukan, terlebih jika kamu adalah orang yang pemalu atau introvert.
Tetapi di satu sisi, membangun relasi adalah hal penting untuk menunjang karir, kehidupan sosial dan mengembangkan kemampuan.
Relasi sangat penting karena dapat menghasilkan peluang baru, baik itu rujukan untuk pekerjaan atau pertemuan dengan mitra bisnis berikutnya.
Mungkin ini tidak semudah kelihatannya, tetapi mempelajari bagaimana caranya menjadi lebih baik dalam membangun relasi, meskipun kamu pemalu atau introvert, hal tersebut sangatlah mungkin dilakukan.
Berikut adalah 10 tips untuk membangun relasi bagi kamu yang pemalu atau introvert, dikutip AyoJakarta dari BetterUp, Minggu (17/9/2023).
1. Tetapkan tujuan
Apakah ada seseorang tertentu yang ingin ditemui? Apakah kamu berharap untuk belajar tentang perusahaan tertentu? Atau apakah memerlukan bantuan dalam mencari pekerjaan?
Menetapkan tujuan akan membantu kamu untuk lebih percaya diri dan fokus dalam menghadapi kegiatan sehari-hari.
Kemudian setiap kamu pulang atau menyelesaikan hari, cobalah untuk mengukur kesuksesan berdasarkan apa yang kamu rencanakan sebelumnya.
Baca Juga: 5 Tanda Kepribadian MBTI Tipe ISFJ bak Captain America, Si Introvert yang Dapat Diandalkan
2. Ketahui nilaimu
Kerendahan hati adalah sifat yang mulia, tapi jangan meremehkan diri sendiri. Pastikan kamu mengetahui dengan jelas keahlian dan apa yang dapat membawamu ke tim, hubungan profesional atau calon klien.
Cobalah untuk menyusunnya menjadi ringkasan yang jelas dan ringkas, ini akan menunjukkan kepada orang-orang mengapa mereka harus tetap berhubungan dengan kamu.
3. Siapkan beberapa bahan obrolan
Baik bertemu langsung dengan seseorang atau menghadiri acara besar, berbicara dengan orang asing terkadang menakutkan.
Dalam lingkungan profesional, penting untuk mempertimbangkan batasan pribadi saat melakukan pembicaraan, sehingga penting untuk memikirkan terlebih dahulu apa yang ingin dibicarakan.
Baca Juga: 15 Jurusan Kuliah yang Cocok Buat Anak Introvert, Kamu Suka yang Mana Nih?
4. Membawa kartu nama
Di era media sosial, kartu nama terasa kuno. Namun mereka tetap menjadi salah satu cara paling efisien untuk bertukar informasi kontak dengan perekrut, manajer dan koneksi berharga lainnya.
Kamu memang dapat mengetikkan email dan nomor secara manual di ponsel, tetapi cara ini adalah pengalaman kikuk yang membuang waktu.
Kartu nama jauh lebih cepat dan efisien, kamu bahkan dapat memasukkan kode QR di kartu nama, yang berisi profil LinkedIn dan sebagainya.
5. Tetap positif
Acara networking bukanlah tempat untuk mengutarakan keluhan. Jika kamu mempunyai masalah dengan rekan kerja di masa lalu atau saat ini, simpanlah untuk diri sendiri.
Cobalah untuk tetap bersikap positif ketika berada di sekitar orang yang tidak dikenal, ini akan membantumu dalam menjaga citra.
6. Jangan takut untuk meminta bantuan
Tidak ada salahnya meminta bantuan. Para profesional saat berada di acara networking, mereka berharap untuk berdiskusi dan memberikan bantuan saat dibutuhkan.
Jadi, jika kamu kesulitan dengan bagian tertentu dari pekerjaan, jangan takut untuk meminta nasihat karir.
Sebutkan tujuan karirmu dan tanyakan pemikiran orang lain tentang cara mencapainya, kamu tidak pernah tahu kemana percakapan itu akan membawamu.
Baca Juga: Yuk Ikuti Tes Kepribadian Introvert-Extrovert-Ambivert, Coba Cek Kamu Termasuk yang Mana?
7. Berikan sebanyak yang kamu dapat
Kamu juga harus terbuka untuk memberikan bantuan. Jika kamu adalah seorang profesional yang memiliki pengalaman dan pengetahuan, maka itu menjadi hal berharga untuk dibagikan kepada orang-orang baru di industri tersebut.
Bahkan jika kamu adalah seorang pelajar atau pemula yang baru berkarir, kamu dapat mengandalkan kemampuan teknis dan pengetahuan tentang tren terkini.
8. Tindak lanjuti dengan kontak baru anda
Ada satu hal yang harus dilakukan, yaitu menjaga hubungan tetap berjalan, caranya bisa dengan tukeran akun medsos, LinkedIn dan nomor telepon.
Kemudian kamu dapat mengirimkan pesan beberapa kali dalam setahun jika memang ada momen-momen tertentu.
Baca Juga: 8 Tipe Kepribadian Introvert Menurut MBTI, Kamu Termasuk Tipe yang Mana?
9. Percaya diri, tapi tidak sombong
Berjejaring dalam bisnis dan industri lainnya membutuhkan kepercayaan diri tanpa terlihat sombong.
Rendah hati akan membuatmu disayangi oleh siapa pun yang menjadi lawan bicara.
Lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Ajukan pertanyaan terbuka, pertahankan kontak mata, dan gunakan pendengaran aktif untuk menunjukkan bahwa kamu peduli.
Menjadi pendengar yang baik adalah cara untuk menetapkan pondasi untuk mempertahankan hubungan.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Kamu Introvert, Ekstrovert, atau Ambivert? Ketahui Jawabannya di Sini
10. Tunjukkan penghargaan dan rasa terima kasih
Setelah terhubung dengan seseorang, luangkan waktu sejenak untuk mengirimkan pesan ucapan terima kasih.
Ekspresikan penghargaan atas waktu dan wawasan mereka, hal ini sangat membantu dalam membangun dan menjaga hubungan.***