AYOJAKARTA.COM – Kecerdasan emosional atau emotional quotient (EQ), adalah kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengelola emosi kamu.
Memiliki kecerdasan emosional, juga berarti kamu bisa mengenali dan beradaptasi dengan emosi orang lain, sehingga akan membantumu dalam meningkatkan kualitas komunikasi dengan mereka.
Ketika mencoba melatih kecerdasan emosional, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah pengenalan, jadi ketika merasakan suatu hal, kamu dapat menyebutkannya dan memahami mengapa merasakannya.
Baca Juga: 7 Tanda Kamu Punya Kecerdasan Emosional yang Rendah, Salah Satunya Selalu Merasa Benar
Emosi sering kali memberitahu, bagaimana perasaanmu muncul lebih cepat daripada pikiranmu.
Jika rasa cemas muncul saat rapat, itu mungkin mengindikasikan ada sesuatu yang tidak beres, dan kamu mungkin perlu mengevaluasi situasinya untuk memutuskan mengapa kamu merasa seperti ini.
Setelah mengetahui apa yang memicu kecemasan, kamu dapat berusaha mengelola perasaan ini, mungkin dengan menarik napas dalam-dalam atau tenang selama beberapa menit.
Kecerdasan emosional akan sangat membantu dalam membangun karir atau menjaga hubungan sosial melalui cara berkomunikasi.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Memiliki Kecerdasan Emosional yang Tinggi, Marahnya Elegan dan Mau Terima Kritikan
Berikut adalah 5 skil kecerdasan emosional yang harus dimiliki, untuk meningkatkan kualitas komunikasi kamu, dikutip AyoJakarta dari BetterUp, Minggu (17/9/2023).
1. Kesadaran diri
Kesadaran diri adalah kemampuan untuk mempertimbangkan diri kamu dari sudut pandang orang luar, berusaha semaksimal mungkin menghilangkan bias pribadi dan pikiran negatif tentang diri kamu.
Memahami diri sendiri dan alasan mengapa berperilaku tertentu, dapat membantu kamu dalam memahami perasaan dan bagaimana perasaan tersebut mempengaruhi perilaku.
Kamu juga dapat memulai latihan membuat jurnal untuk lebih memahami perasaan dan pengaruhnya terhadap diri kamu sendiri dan orang lain.
Baca Juga: Apakah Kamu Termasuk Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi? Ada 5 Ciri yang Menentukan
2. Kontrol emosi
Setelah cukup sadar diri untuk mengenali emosi kamu secara lebih objektif, kamu bisa belajar untuk mengontrolnya.
Kamu bisa membuat daftar pro dan kontra dari berperilaku tertentu, dengan hal itu akan membantu dalam mengontrol emosi, sehingga kamu akan berpikir ulang ketika akan mengutarakan sesuatu.
3. Motivasi diri
Motivasi diri berkaitan dengan seberapa tergeraknya kamu secara internal untuk mencapai tujuan kamu.
Jika kamu memiliki motivasi diri yang tinggi, kamu akan bekerja keras untuk lebih memahami bagaimana emosi mempengaruhi kesuksesan dan kamu akan bekerja keras untuk mengatur emosi tersebut.
Tentukan motivasi kamu dan gunakan itu untuk mendorong kamu mengevaluasi kecerdasan emosionalmu.
Fokus pada perasaan dan perilaku yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan kamu.
Baca Juga: 4 Tanda Utama Kamu Punya Kecerdasan Emosional Tinggi, Apakah Kamu Salah Satunya? Cek di Sini
4. Empati
Empati adalah kemampuan untuk memahami dan berbagi perasaan seseorang. Jika seorang teman merasa sedih karena tidak menerima kenaikan gaji, kamu bisa merasakan kesedihannya karena kamu juga merasakan emosi tersebut.
Dengan berempati, kamu dapat menawarkan dukungan yang lebih otentik dan bermakna kepada mereka.
Menjadi lebih berempati berarti memahami emosi kamu dengan lebih baik sehingga kamu bisa menghubungkannya dengan pengalaman atau perasaan orang lain.
Baca Juga: Inilah Tanda Seseorang Dicintai Banyak Orang, Peran Kecerdasan Emosional Ternyata Sangat Penting!
5. Komunikasi yang efektif
Mempraktikkan keterampilan komunikasi efektif berarti kamu dapat berbicara lebih akurat dan objektif tentang perasaanmu, dan apa yang kamu butuhkan dari orang lain.
Ini membangun transparansi, kejujuran, dan kepercayaan dalam menjalin hubungan. Ini juga menunjukkan bahwa kamu memiliki kecerdasan emosional yang diperlukan untuk tidak sekadar mengenali emosi dan menyampaikannya kepada orang lain.
Untuk melakukan komunikasi yang cerdas secara emosional, latihlah keterampilan mendengarkan secara aktif mengenai pikiran kamu dan perkataan orang lain.***