Gaya Hidup

Bukan Sekadar Punya atau Ada, Ini 5 Etika Keuangan yang Perlu Diterapkan di Dalam Membina Rumah Tangga

Oleh: Karseno AJ Jumat 15 Sep 2023, 08:44 WIB
Etika keuangan dalam keluarga

AYOJAKARTA.COM - Membina rumah tangga dan membangun sebuah keluarga bukan saja dibutuhkan rasa cinta dan pengorbanan, tetapi juga keuangan.

Salah satu bentuk pengorbanan yang perlu dilakukan setiap pasangan dalam memupuk kepercayaan keluarga adalah kejujuran menyangkut keuangan.

Sebab faktanya tidak sedikit keluarga yang hancur berantakan dan berujung perceraian akibat buruknya mengelola keuangan.

Baca Juga: 5 Tipe Kepribadian Seseorang Dilihat dari Cara Mengelola Keuangan, Nomor 5 Paling Unik!

Mengelola keuangan dalam keluarga tentu saja tidak dapat dilakukan dengan sembarangan, karena menyangkut pasangan.

Karena itulah dalam mengelola keuangan keluarga dibutuhkan etika yang bertujuan untuk memastikan arah dan tujuan serta kesejahteraan anggota keluarga.

Untuk membina rumah tangga yang bahagia, berikut ini adalah etika yang wajib dilakukan setiap pasangan dalam mengelola keuangan keluarga.

Baca Juga: Horor! Kenali 5 Efek Berbahaya Penggunaan Paylater, Picu Utang dan Stres Keuangan

Etika pertama yang perlu disepakati pasangan adalah transparansi keuangan serta komunikasi yang logis dari setiap pribadi.

Transparansi berarti masing-masing pribadi sama-sama mengetahui pendapatan, pengeluaran, besaran hutang serta kebutuhan pribadi pasangan.

Melakukan pencatatan secara rinci dan tidak mengambil keputusan terkait keuangan secara sepihak merupakan elemen terpenting dalam keluarga.

Baca Juga: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Mengelola Keuangan, Bikin Hidup Berantakan dan Gagal Bahagia

Etika keuangan keluarga yang kedua adalah melakukan perencanaan secara bersama-sama untuk menentukan dan memastikan tujuan.

Tanpa perencanaan yang baik dan kompak, masing-masing pasangan hanya akan hidup dalam kesusahan dan saling menyalahkan.

Untuk menghindari konflik karena masalah keuangan, bersikap sabar dengan kesepakatan harus dijadikan sebagai patokan.

Baca Juga: Cara Mengatur Gaji dengan Rumus 4-3-2-1: Tips Bijak Kelola Keuangan, Muda Menabung Tua Untung

Etika ketiga dalam mengelola keuangan keluarga adalah menyiapkan dana darurat untuk keperluan bersama.

Tujuan menyiapkan dana darurat tentu saja sebagai jaminan saat keluarga mengalami situasi darurat.

Etika keempat yang perlu dilakukan dalam mengelola keuangan keluarga adalah bersama-sama belajar dalam mengelola keuangan.

Baca Juga: Tips Atur Keuangan dengan Metode 50-30-20, Gaji UMR Tetap Bisa Healing dan Punya Tabungan, Begini Caranya

Bukan tidak mungkin saat mengelola keuangan terjadi selisih paham, karena itu setiap pasangan perlu mengedepankan kejernihan pikiran bukan emosi yang menghancurkan.

Etika kelima yang perlu dilakukan dalam mengelola keuangan keluarga adalah sebisa mungkin menghindari pinjam meminjam atau bahkan berhutang.

Berhutang adalah salah satu gejala dari adanya pengelolaan keuangan yang perlu segera dilakukan perbaikan.

Baca Juga: Mau Menikah Tapi Belum Punya Modal? Ini Tips Mengatur Keuangan Ampuh Agar Target Dana Cepat Terkumpul

Karenanya, untuk mencapai kondisi yang stabil terkait masalah keuangan masing-masing pribadi sangat perlu mengedepankan kejujuran.

Jika salah satu pasangan sampai bersikap tertutup mengenai keuangan, maka kehancuran dalam pernikahan hanya tinggal menunggu waktu.

Perlu disadari dan ditanamkan dalam diri masing-masing pribadi bahwa uang adalah alat yang ampuh untuk menjalankan kebaikan, tetapi juga bisa jadi sangat membahayakan.

Demikian seperti dirangkum AyoJakarta.com pada Jumat, 15 September 2023 dari akun Instagram @gatherich.***

Reporter Karseno AJ
Editor Desi Kris