Gaya Hidup

4 Tanda Kamu Seorang Workaholic, Berdedikasi Tinggi pada Pekerjaan Sepanjang Waktu Tanpa Henti

Oleh: Nuriyah Nofasari Kamis 07 Sep 2023, 15:29 WIB
Ilustrasi workaholic

AYOJAKARTA.COM - Sebagian orang memiliki dedikasi tinggi terhadap pekerjaan yang patut diapresiasi.

Namun, orang yang selalu terlibat dalam pekerjaan tanpa henti demi mencapai kesuksesan bisa menjadi hal mengkhawatirkan.

Tipe individu seperti ini sering disebut sebagai 'workaholic' atau pecandu kerja.

Istilah ini pertama kali muncul pada tahun 1971, diciptakan oleh psikolog Wayne E. Oates yang merujuk pada dorongan tak terkendali untuk terus bekerja tanpa henti sebagai bentuk kecanduan.

Kecenderungan menjadi workaholic dapat mengganggu hubungan sosial, berdampak pada kesehatan mental dan fisik serta menggugah permasalahan internal yang lebih dalam.

Dikutip ayojakarta.com dari The Ladders pada Kamis (7/9/2023), berikut empat tanda seseorang gila kerja atau workaholic.

Baca Juga: Berikut 5 Tanda Kamu Harus Istirahat dari Media Sosial Demi Kesehatan Mental yang Lebih Baik

1. Hanya Punya Sedikit atau Tidak Ada Waktu untuk Kehidupan

Waktu luang bukanlah hal yang sering dinikmati oleh workaholic.

Mereka selalu siap untuk dihubungi oleh rekan kerja dan siap kembali bekerja kapan saja diperlukan bahkan jika itu berarti mengorbankan kehidupan pribadi.

2. Cenderung Menyangkal Masalah

Banyak workaholic yang tidak akan mengakui diri mereka sebagai pecandu kerja.

Mereka cenderung mencari alasan lain seperti tuntutan pekerjaan yang tinggi, rekan kerja yang kurang produktif atau beban kerja berlebihan.

Baca Juga: 5 Tips Melindungi Kulit Wajah dari Polusi Udara, Jangan Lupa Pakai Sunscreen Tiap Hari!

3. Ketidakbahagiaan adalah ciri workaholic

Seseorang yang bersemangat terhadap pekerjaannya dan dengan senang hati mengalokasikan energi besar pada pekerjaan bukanlah workaholic.

Workaholic melakukan apa yang mereka lakukan karena kurangnya kebahagiaan dalam kehidupan.

4. Gelisah dan Cemas Ketika Tidak Bekerja

Meski mungkin tidak menikmati pekerjaan mereka, workaholic merasa nyaman dengan rutinitas kerja yang memberikan struktur dan makna pada hidup.

Ini bisa menghasilkan perasaan bersalah, gelisah dan rasa tidak berdaya saat mereka tidak sedang bekerja.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Fathul Amanah