AYOJAKARTA.COM - Buat kamu yang masih mahasiswa baru. Apa tujuan kamu berada di kampus?
Dapat beasiswa? Lulus dengan predikat cumlaude? Jadi mahasiswa exchange atau pertukaran pelajar?
Kamu yang masih bingung soal apa yang ingin dilakukan di kampus bisa jadi karena belum mengenal diri kamu sendiri.
Baca Juga: iPhone 11 Pro Masih Layak Dibeli di Tahun 2023? 6 Kelebihan Ini Bisa Jadi Pertimbangan!
Buya Hamka pernah berkata bahwa mengenali diri sendiri lebih sulit dibanding memahami kepribadian orang lain. Oleh sebab itu, mulailah kenali diri sendiri, baru kemudian orang lain.
Hal ini pun penting bagi seorang mahasiswa untuk mengenali dirinya sendiri untuk membantu aktivitas sehari-hari di kampus.
Dilansir dari Psychology Today, self-knowledge memiliki manfaat diantaranya dapat membuat kita lebih bahagia, mengurangi konflik dengan diri sendiri, mengambil keputusan dengan lebih baik, memiliki kontrol diri yang baik, meningkatkan toleransi terhadap orang lain dan membantu kita merasa lebih hidup.
Ada enam elemen self-knowledge yang terangkum dalam metode bernama VITAL Sign atau biasa disebut dengan VITALS.
VITALS sendiri adalah sebuah akronim dari Values, Interests, Temperament, Around-The-Clock Activities, Life Mission and Menaningful Goals, dan Strengths.
Metode VITALS dapat digunakan untuk seorang yang ingin segera beradaptasi dengan lingkungan kampus maupun menentukan langkah dalam mencapai tujuan selama proses perkuliahan.
Lalu, apa saja isi dari enam elemen VITALS yang telah disebutkan di atas? Simak penjelasannya berikut!
1. V (Value)
Mengetahui akan seberapa besar nilai yang kita miliki sangat penting bagi seorang mahasiswa.
Dengan menulis salah satu nilai dari diri kita tentu akan menambah motivasi dalam menjalani hari sebagai seorang mahasiswa
Dengan mengetahui hal-hal ini, kamu punya kemungkinan besar untuk berkembang di bidang yang ingin kamu tekuni dan mengurangu kemungkinan kamu putus asa.
2. I (Interests)
Tentu saja banyak hal yang memikat hati atau setidaknya membuat kamu tertarik saat sedang kuliah.
Memahami ketertarikan membuat kita tahu kegiatan yang membuat kita merasa bersemangat setiap harinya.
Sehingga meminimalisir kamu untuk membuang-buang waktu di kampus karena mengerjakan sesuatu yang kamu sendiri tidak suka.
3. T (Temperament)
Kenali temperament atau preferensi perilaku kita untuk menentukan jalan di perkuliahan.
Temperament sendiri berkaitan dengan kenyamanan kita dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Contohnya, seseorang yang introvert cenderung lebih bersemangat ketika sendirian. Sebaliknya, orang yang ekstrovert cenderung lebih bergairah ketika banyak orang disekelilingnya.
4. A (Around-The-Clock Activities)
Kamu tim deadliner atau tim 'satsetsatset' ?
Pada bagian ini kamu harus memahami bahwa manusia memiliki jam biologis yang berbeda dalam beraktivitas.
Ada orang yang cenderung prododuktif saat pagi hari dan ada juga orang yang produktif saat malam hari.
Dengan mengetahui jam biologis diri kita sendiri. Tentu akan sangat membantu kita untuk menikmati masa-masa di kampus.
5. L (Life Mission and Menaningful Goals)
Apa pengalaman yang paling bermakna bagi kamu?
Biasanya kita sering lupa dengan pengalaman-pengalaman yang pernah kita rasakan.
Namun, dengan memikirkan hal tersebut, ternyata kita dapat menentukan arah langkah kita berikutnya untuk mencapai tujuan bermakna yang kita inginkan.
Semisal, sewaktu kecil kita suka bermain bola saat hujan. Mungkin pengalaman tersebut bisa menjadi sebuah petunjuk untuk kita mengikuti UKM sepakbola di kampus.
Karena dengan mengerjakan sesuatu dari pengalaman yang bermakna, tentu akan menambah kepuasan tersendiri dalam menjalaninya dan menjadikan hal tersebut tujuan yang bermakna.
Baca Juga: 5 Kekurangan iPhone 11 Pro Ini Membuatmu Berpikir Ulang untuk Membelinya di 2023
6. S (Strengths)
Mengetahui tentang kekuatan atau kelebihan kamu juga menjadi elemen penting bagi seorang mahasiswa.
Memiliki pengetahuan tentang kekuatan diri sendiri dapat membantu kita untuk lebih fokus dalam kekuatan tersebut dibanding dengan kelemahan yang kita miliki.
Namun pemahaman tentang kekuatan diri sendiri bukan untuk menjadikan kita pribadi yang sombong.
Akan tetapi, imbangi dengan pemahaman tentang kelemahan diri kita sendiri juga.
Agar kelemahan tersebut bisa kita olah menjadi kekuatan yang kita miliki nantinya.
Sudah siap menghadapi hari sebagai seorang mahasiswa? Metode VITALS ini bisa jadi cara ampuh untuk menentukan jalan yang ingin kita ambil.***