Gaya Hidup

Persiapan untuk Bulan Puasa hingga Hari Raya, Catat 5 Tips Penting dan Aman Berbelanja Online saat Ramadhan

Oleh: Admin Rabu 05 Mar 2025, 03:05 WIB
Seiring meningkatnya transaksi online selama Ramadhan juga diiringi dengan meningkatnya potensi penipuan hingga pencurian data pribadi.

AYOJAKARTA.COM -- Memasuki Ramadhan, peningkatan aktivitas belanja diprediksi meningkat. Survei Glance pada Desember 2024 mengungkapkan bahwa lebih dari separuh masyarakat Indonesia merencanakan peningkatan anggaran belanja pada bulan puasa tahun ini.

Survei ini menunjukkan bahwa antusiasme tinggi dari masyarakat dalam menyambut bulan suci melalui berbagai persiapan, termasuk berbelanja kebutuhan sehari-hari hingga persiapan menjelang hari raya.

Meski demikian, di balik semaraknya aktivitas belanja di Ramadhan tahun ini, terdapat beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. Pasalnya, seiring meningkatnya transaksi online selama Ramadhan juga diiringi dengan meningkatnya potensi penipuan hingga pencurian data pribadi.

Baca Juga: Tips Belanja Gadget Online, Begini Cara Aman Hindari Penipuan

Pelaku cybercrime kerap memanfaatkan kelengahan masyarakat yang sibuk berbelanja. Oleh sebab itu, masyarakat penting untuk mengetahu dan untuk meningkatkan kewaspadaan dan melindungi data pribadi saat berbelanja online.

Chairman Communication dan Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha membagikan lima tips sederhana dan efektif untuk menjaga keamanan data pribadi saat belanja online di bulan Ramadhan, di antaranya:

1. Gunakan Password yang Kuat dan Unik

Selalu pastikan setiap akun online yang Anda miliki dilindungi password yang kuat dan unik. Tipsnya selalu kombinasikan password menggunakan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol agar password sulit ditebak.

Selain itu, selalu hindari penggunaan informasi pribadi seperti tanggal lahir atau nama keluarga sebagai password. Alternatifnya, Anda bisa mengkombinasikan kata-kata yang mudah diingat misalnya hobi, makanan favorit, atau barang kesukaan.

Baca Juga: 9 Tips Mudik Lebaran 2025 Membawa Bayi, Auto Aman Sampai Kampung Halaman

Tak hanya itu, pertimbangkan untuk mengganti password secara berkala. Hal ini akan membantu dalam menjaga keamanan akun online dari potensi ancaman siber.

Pasalnya, dengan semakin canggihnya kemajuan teknologi AI, peretas juga semakin pintar, sehingga penting untuk selalu memperbarui keamanan secara berkala.

Bukan hanya itu, Pratama menambahkan, sebisa mungkin Anda tidak menggunakan password yang sama untuk seluruh platform digital dan marketplace. Hal ini untuk meminimalisasi kebocoran data yang lebih luas jika salah satu akun diretas sehingga tidak akan berimbas pada platform digital lainnya.

Baca Juga: 4 Tips Pembayaran Non-Tunai: Lebih Aman & Banyak Keuntungan!

2. Waspadai Tautan dan Promo Mencurigakan

Pratama menyampaikan, Masyakarat diminta berhati-hati juga saat ingin mengakses link atau referensi promo yang mencurigakan, baik yang dikirim melalui e-mail, WhatsApp, SMS serta media sosial. Khususnya tautan yang menjanjikan diskon besar-besaran atau hadiah tak masuk akal.

Link semacam ini diketahui sering kali dimanfaatkan hackers untuk mendapatkan informasi pribadi atau bahkan menginstal malware yang menyebabkan peretas dapat mengambil alih kontrol perangkat. Paling parah, peretas tersebut bisa menguras saldo di rekening bank serta dompet digital.

Oleh karena itu, selalu berbelanja di aplikasi serta situs resmi dan terpercaya. Selain itu, selalu periksa kembali alamat URL situs web sebelum memasukkan informasi pribadi atau data finansial, hingga lakukan verifikasi keaslian sumber.

Baca Juga: Tips Hadapi Penagihan Ekstrem! Stop Lakukan 4 Hal Ini Jika Gagal Bayar Pinjol

3. Aktifkan Two Factor Authentication (2FA)

Pratama juga menekankan masyarakat untuk selalu mengaktifkan Two Factor Authentication (2FA) untuk memberi lapisan keamanan ekstra. Caranya kata dia, dengan meminta verifikasi tambahan seperti kode One-Time Password (OTP) yang dikirimkan ke ponsel, selain password.

Pratama menyarankan, masyarakat untuk selalu mengaktifkan fitur ini di semua akun belanja online yang mendukungnya. Dengan mengaktifkan fitur ini, meski seseorang berhasil mendapatkan password Anda, mereka tetap membutuhkan verifikasi tambahan untuk dapat mengakses akun yang Anda miliki.

Penting untuk dicatat, bahwa Anda harus menyimpan informasi verifikasi tambahan tersebut dengan aman dan dilarang membagikannya kepada siapapun demi melindungi akun Anda dari akses yang tidak sah atau ilegal.

Baca Juga: 4 Tips Jitu agar Pembayaran QRIS Tetap Aman dan Bebas Penipuan

4. Jangan Berikan Kode OTP kepada Siapapun

Pratama juga meminta masyarakat untuk tidak pernah membagikan kode OTP Anda kepada siapapun, termasuk kepada pihak yang mengaku petugas bank atau marketplace.

Pasalnya, kode OTP adalah kode rahasia yang hanya Anda sendiri yang boleh mengetahuinya. Peran kode OTP ini sangat vital karena digunakan untuk memverifikasi identitas dan melindungi akun Anda.

"Penting untuk diingat bahwa jangan pernah Anda membagikan OTP, password, atau informasi kartu kredit kepada siapa pun, termasuk kepada orang yang mengaku sebagai customer service," tegas Pratama.

Baca Juga: Suka Jualan? 5 Tips Ini Sangat Berguna Bagi yang Ingin Membangun Bisnis, Ada Work Life Balance!

5. Berhati-hati Saat Melakukan Pembayaran Digital

Pratama juga mengingatkan masyarakat untuk hanya melakukan pembayaran pada rekening atau nomor virtual account yang disediakan oleh eCommerce, agar proses transaksi lebih aman dan nyaman.

Pasalnya, kerap ditemui sejumlah oknum nakal yang ingin Anda melakukan proses pembayaran langsung pada rekening pribadinya atau yang berbeda dengan yang diberikan oleh eCommerce. Mulai karena alasan kendala sistem hingga agar proses transaksi lebih cepat.

"Masyarakat juga diminta harus selalu megunakan metode pembayaran yang aman seperti transfer bank dengan virtual account, e-wallet, atau dengan QRIS untuk memastikan dana terlindungi," pungkas Pratama.

Reporter Admin
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil