AYOJAKARTA.COM -- Ketika segala sesuatunya mulai memburuk dalam hubungan cinta, hal itu dapat menyebabkan kecemasan, keputusasaan, dan masalah. Bahkan tidak jarang kita mengalami apa yang terkadang disebut sebagai mabuk cinta.
Mabuk cinta seperti badai emosi yang muncul saat Anda jatuh cinta pada seseorang. Sebutan ini bukan kondisi medis resmi, tapi istilah ini digunakan ketika perasaan ketertarikan romantis menghantam Anda seperti gelombang pasang.
Meski begitu dikutip The Times of India, emosi ini juga dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental lho. Berikut enam tanda pasti Anda sedang mengalami mabuk cinta.
Baca Juga: 11 Formasi CPNS 2023 untuk Lulusan S1 Semua Jurusan, Segera Persiapkan Dirimu!
1. Pikiran obsesif
Mabuk cinta dapat menyebabkan obsesi terhadap orang tertentu atau sifat-sifatnya. Anda mungkin mendapati diri Anda terus-menerus memikirkan orang yang membuat Anda tergila-gila.
Lebih lanjut, obsesi dari mabuk cinta ini dapat ditiru menjadi perilaku yang tidak rasional. Contohnya, melakukan hal-hal untuk membuat diri Anda tampak menarik di mata orang lain. Lebih ekstremnya lagi, gegera pikiran obsesif mabuk cinta ini, Anda mengikuti mereka untuk mengikuti kebiasaannya.
2. Mengontrol perilaku
Anda tahu bahwa Anda sedang mabuk cinta ketika Anda mulai memodifikasi lingkungan Anda untuk menciptakan panggung yang sempurna untuk kisah cinta Anda. Preferensi minat cinta Anda juga menjadi buku aturan Anda.
Tak hanya itu, Anda mungkin secara tidak sengaja mencoba membuat mereka terkesan seperti dengan mengetahui kopi hingga makanan favorit mereka.
Baca Juga: Daftar Sekolah Kedinasan yang Sepi Peminat, Berpeluang untuk Lolos!
3. Gejolak emosi
Mabuk cinta sering menyebabkan naik turunnya emosi. Anda mungkin merasa selalu gembira ketika memikirkan orang yang Anda cintai.
Anda juga membayangkan skenario di mana Anda berdua memiliki akhir yang bahagia. Tetapi terkadang, Anda juga mengalami saat-saat sedih, cemas, atau bahkan cemburu ketika kenyataan mulai muncul.
4. Naluri kolektor
Mabuk cinta juga disertai dengan naluri kolektor. Seseorang mungkin pernah melihat kekasih mereka mengenakan kemeja merek tertentu dan kemudian membeli beberapa produk dengan merek yang sama. Bahkan, lebih ekstrem lagi, seseorang mungkin mengawetkan tisu yang pernah diusap oleh kekasihnya sebagai perilaku naluri kolektor.
5. Kesulitan berkonsentrasi
Mabuk cinta dapat membuat Anda sulit berkonsentrasi pada tugas atau terlibat dalam aktivitas yang biasanya menarik perhatian Anda dengan mudah. Pikiran Anda mungkin mengembara kembali ke pikiran tentang orang yang membuat Anda tergila-gila.
Baca Juga: Segini Perkiraan Rincian Biaya Kuliah Kedokteran UI dan UGM Sampai Lulus, Tertarik Daftar?
Seseorang mungkin dengan mudah mendapati dirinya melamun tentang orang lain dan membuat skenario di kepalanya saat membersihkan rumah atau melakukan tugas lain.
6. Terlalu banyak berpikir dan menganalisis secara berlebihan
Setiap kata, setiap gerakan, setiap tindakan kecil, semuanya akan Anda analisis. Pasalnya, segala sesuatu tentang orang yang Anda sukai dapat membuat jantung Anda berdebar kencang.
Tetapi jika Anda melihat mereka melakukan hal yang sama untuk orang lain, hati Anda seakan-akan berhenti hanya untuk hancur berkeping-keping.