Gaya Hidup

10 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di Universitas Indonesia Lengkap dengan Jumlah Pelamar dan Daya Tampung

Oleh: Cindra May Ningrum Jumat 04 Agu 2023, 06:55 WIB
10 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di Universitas Indonesia Lengkap dengan Jumlah Pelamar dan Daya Tampung

AYOJAKARTA.COM - Ternyata ada jurusan sepi peminat di Universitas Indonesia, apa saja ya?

Universitas Indonesia ialah salah satu kampus negeri yang terletak di Jakarta dan menjadi kampus favorit di Indonesia.

Jika kamu bermimpi masuk Universitas Indonesia, tak ada salahnya untuk daftar pada jurusan kuliah sepi peminat sehingga kamu memiliki peluang yang lebih besar.

Baca Juga: Nasdem Beberkan Elektabilitas Anies Baswedan Lemah di 2 Wilayah Ini, Sarankan Cawapres dari Golongan Ini

Diyakini bahwa jurusan kuliah sepi peminat, dapat menjadi peluang untuk lolos karena pesaing yang lebih sedikit.

Sepi peminat bukan berarti tidak favorit, hanya saja mereka lebih memilih jurusan kuliah lain dengan prioritas masing-masing.

Dikutip AyoJakarta.com pada Jumat, 4 Agustus 2023 dari Instagram @siaputbk.id, terdapat 10 jurusan kuliah di Universitas Indonesia yang sepi peminat. Simak dan catat ya!

1. Sastra Rusia

Pelamar: 67
Daya tampung: 16

2. Sastra Belanda

Pelamar: 74
Daya tampung: 16

3. Sastra Jerman

Pelamar: 76
Daya tampung: 11

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah untuk Kamu yang Punya Pribadi Introvert, Punya Prospek Menjanjikan!

4. Sastra Jawa

Pelamar: 38
Daya tampung: 16

5. Sastra Perancis

Pelamar: 85
Daya tampung: 11

6. Ilmu Filsafat

Pelamar: 116
Daya tampung: 16

7. Arkeologi

Pelamar: 106
Daya tampung: 16

Baca Juga: 5 Tanda Pasangan Setia Dilihat dari Cara Dia Berbicara

8. Ilmu Perpustakaan

Pelamar: 156
Daya tampung: 16

9. Antropologi Sosial

Pelamar: 149
Daya tampung: 16

10. Ilmu Ekonomi Sosial

Pelamar: 197
Daya tampung: 12

Baca Juga: Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Ketahuan Pengirimnya

Itulah jurusan kuliah sepi peminat di Universitas Indonesia lengkap dengan jumlah pelamar dan daya tampung. Kamu berminat untuk daftar? ***

Reporter Cindra May Ningrum
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil