Gaya Hidup

Contoh Teks Pidato Sambut HUT RI ke-78 17 Agustus 2023 untuk Acara Formal dan Non Formal

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Minggu 30 Jul 2023, 15:44 WIB
Illustrasi. 17 Agustus 2023

AYOJAKARTA.COM - Sedang mencari contoh teks pidato menyambut HUT RI ke-78 pada 17 Agustus mendatang? Simak artikel ini hingga selesai ya.

Di artikel ini akan ada contoh teks pidato menyambut HUT RI ke 78 di tanggal 17 Agustus 2023 baik untuk acara formal maupun non formal.

Tak terasa masyarakat Indonesia akan segera menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-78 tahun 2023 ini.

Baca Juga: BIG MATCH! Link Nonton Live Streaming PS Barito Putera vs Madura United FC Hari Minggu, Kick Off 19.00 WIB

Dalam menyambut kemerdekaan RI, biasanya banyak masyarakat yang mengadakan kegiatan berupa lomba- lomba dan akan ditutup dengan acara tasyakuran di malam 17 Agustus.

Pada acara tasyakuran tersebut biasanya akan ada pidato yang diberikan oleh beberapa pihak penting baik itu di acara formal maupun non formal.

Nah bagi yang sedang bingung mencari referensihya, berikut contoh teks pidato sambut 17 Agustus dikutip dari berbagai sumber, Minggu (30/7/2023).

Acara Formal 17 Agustus

1. Pidato 1

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Salam sejahtera bagi kita semua.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji serta syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas berkat rahmat dan karunia-Nya, kita dapat mengikuti kegiatan berpidato dalam rangka memperingati HUT RI ke-78 dalam keadaan sehat walafiat aamiin aamiin aamiin ya rabbal alamin.

Para hadirin sekalian, hari ini merupakan momen yang sangat penting bagi kita. Indonesia berhasil merdeka berkat jasa para pahlawan yang tidak gentar melawan penjajah dari bumi pertiwi tercinta.

Oleh karena itu, patutlah kita berterima kasih, mengenang, serta mendoakan para pahlawan kemerdekaan pada momen HUT RI ke- ini.

Kita tidak boleh sedikitpun melupakan sejarah bangsa Indonesia dan jasa para pahlawan. Ingat pesan Presiden Soekarno yaitu “Jas Merah” atau “Jangan sekali-kali melupakan sejarah”.

Para hadirin sekalian yang saya hormati, jika kita mengenang perjuangan para pahlawan muda disaat merebut kemerdekaan bangsa ini, maka sudah jelas terlintas di benak kita, bahwa semangat persatuan mereka bagaikan api yang membara begitu hebatnya menyatu pada jiwa dan raga.

Kita harus menanamkan dan meneladani sikap nasionalisme serta patriotisme dari pahlawan kemerdekaan, bisa dengan cara melestarikan kekayaan Indonesia agar tidak tenggelam dalam perkembangan zaman saat ini.

Terutama untuk para pemuda dan pemudi yang menjadi penerus bangsa Indonesia, harus mampu mempertahankan dasar negara agar dapat mensejahterakan masyarakat bangsa dan menjaga keutuhannya sebagai bukti kebaktian kepada pertiwi.

Para hadirin sekalian, perlu diingat setiap saat bahwa Bhinneka Tunggal Ika semboyan negara kita yang akan selalu menjadi panutan generasi penerus bangsa.

Kiranya cukup sekian pidato kemerdekaan HUT RI ke- saya tentang nasionalisme kali ini. Jika ada salah kata atau tingkah laku, saya meminta maaf.

Semoga semangat kita dalam memperjuangkan bangsa akan selalu diberikan rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Merdeka!

Merdeka!

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Baca Juga: Link Nonton Live Streaming Persis Solo vs Arema FC Hari Minggu Ini Kick Off 15.00

2. Pidato 2

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Yang kami hormati (... sebut nama, posisi dan pangkat pejabat dan pimpinan yang hadir...)

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkah, rahmat dan hidayah-Nyalah sehingga kita sempat hadir di tempat ini guna memperingati hari yang amat bersejarah yaitu kemerdekaan.

Tak lupa pula kita kirimkan shalawat dan taslim kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju ke alam yang terang benderang seperti sekarang ini.

Hadirin yang berbahagia.

Pada pagi yang cerah ini kita bangsa Indonesia di seluruh pelosok tanah air memperingati hari yang sangat bersejarah yaitu kemerdekaan. Pada hari ini tepatnya tanggal 17 Agustus 2023 berarti bangsa Indonesia memperingati Indonesia merdeka yang ke 78, hari yang sangat bersejarah, selalu di kenang dan diperingati karena sejak tanggal dan bulan tersebut Indonesia bebas dari cengkraman penjajah yang menjajah, menindas bahkan memperkosa hak asasi bangsa Indonesia waktu itu.

Saudara-Saudara Sebangsa Setanah Air Indonesia.

Perlu kita ketahui bahwa kemerdekaan semata-mata anugerah dari Allah SWT dan juga disertai perjuangan yang mati-matian, tak kenal lelah, tak pantang mundur, tak putus asa semuanya demi Indonesia tercinta ini. Para pejuang kita bermandikan darah akibat serangan penjajah angkara murka yang bersenjatakan serba lengkap dan modern akan tetapi pejuang kita hanya menggunakan senjata tradisional yakni bambu runcing. Walaupun tidak seimbang, pejuang kita terus semangat dan terus maju, maju, maju, tak selangkah pun mundur, beliau bersemboyan lebih baik mati daripada di injak-injak penjajah. Walaupun senjata yang serba terbatas, akan tetapi barkat pertolongan Allah SWT di sertai semangat yang membara akhirnya kemenangan di tangan pahlawan kita yakni para penjajah menyingkir dari bumi tercinta Indonesia.

Saudara-Saudara Sebangsa Setanah Air Indonesia.

Kita sebagai generasi penerus tentunya merasa bangga dan menghargai jasa-jasa pejuang yang banyak gugur di medan perang demi Indonesia tercinta. Kita sebagai generasi penerus hendaklah mengungkapkan rasa syukur yang sedalam-dalamnya atas anugerah kemerdekaan ini. Isi kemerdekaan dengan belajar dan bekerja yang giat sesuai profesi masing-masing terutama pada generasi muda. Sebagai generasi muda haruslah mampu mendukung pembangunan dengan sepenuhnya jangan hanya membuat keributan, perusakan, dan hura-hura yang mengganggu ketenangan dan ketertiban masyarakat. Itu namanya generasi muda yang tidak berpikir rasional hanya bersenang-senang membuat perusakan , keributan dan hura-hura yang mengganggu ketertiban masyarakat bahkan menentang para pemimpin, padahal kita sebagai orang islam harus patuh dan taat kepada Allah SWT, kepada Rasul dan kepada pemimpin-pemimpin kita.

Saudara-Saudara Sebangsa Setanah Air Indonesia.

Melalui pidato peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 78 saya...... mengajak terutama kepada pribadi dan lapisan masyarakat utamanya pada generasi muda, mari kita melaksanakan aktivitas yang positif demi kemajuan kita bersama agar menjadi generasi muda yang handal, kreatif, maju demi bangsa Indonesia. Dengan kemajuan yang begitu pesat di Indonesia seperti sekarang ini kita harus bangga atas keberhasilan pemimpin-pemimpin kita

Saudara-Saudara Sebangsa Setanah Air Indonesia.

Mari kita berdoa kepada Allah SWT mudah-mudahan bangsa Indonesia tetap jaya selamanya, mudah-mudahan pemimpin-pemimpin kita diberi kekuatan untuk memimpin beranekaragam corak bangsa Indonesia, mudah-mudahan bangsa Indonesia damai dan tentram dari gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam.

Demikian pidato singkat yang dapat saya sampaikan bila ada kata yang kurang berkenaan di hati saudara sekalian saya mohon maaf karena setiap manusia tidak luput dari kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Baca Juga: BTN Dinobatkan Jadi Best Savings Bank Indonesia 2023, Raih Penghargaan Internasional di Inggris

Non Formal:

1. Pidato 1

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Saudara-saudara yang saya hormati dan saya cintai,

Pada waktu ini mari kita ucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunia-Nya, sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini guna memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-.

Hadirin yang saya hormati,

Tidak terasa bahwa sudah 78 tahun kita merdeka dari penjajahan asing hingga kini menginjak usia ke-.

Tak terasa pula bahwa negara kita ini mengalami banyak perkembangan dan lika-liku dalam mempertahankan dan menghayati kemerdekaan ini.

Pada hari yang berbahagia ini, mari kita kenang kembali jasa para pahlawan yang berhasil mengantarkan kemerdekaan negara Republik Indonesia, sehingga kita bisa terbebas dari belenggu penjajahan dan mampu berkumpul di tempat yang mulia ini.

Selain itu, mari kita jadikan momen Hari Kemerdekaan sebagai ajang untuk meresolusi, atau merencanakan kontribusi kecil apa yang akan kita lakukan agar kemerdekaan kita tetap terjaga, senantiasa agar negara ini damai.

Kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kemerdekaan ini dapat dirasakan hingga anak cucu kita kelak.

Mungkin hanya itu saja yang bisa disampaikan pada pidato kali ini. Semoga bermanfaat untuk hadirin sekalian.

Mohon dimaafkan jika ada kata-kata yang menyinggung atau salah ucap dalam pidato yang saya utarakan tadi. Kesempurnaan hanyalah milik-Nya, salah serta dosa tak pernah luput dari kita.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Jinan Vania Barizky