AYOJAKARTA.COM--Tipe love language sudah umum diketahui namun jarang yang tahu kalau ternyata ada juga apology language.
Sama halnya dengan love language yang memiliki 5 tipe, apology language juga memiliki 5 tipe juga. Ini perlu diketahui ketika ingin meminta maaf pada seseorang.
Perhatikan setiap tipe apology language agar kamu dapat menggunakannya dengan tepat sehingga bisa mendapatkan maaf.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter @Box2boxID, berikut adalah 5 tipe apology language:
Baca Juga: 5 Tanda ini Menunjukkan Kamu dan Pasangan Sudah Siap untuk Menikah
1. Expressing regret (mengungkapkan penyesalan)
Pada tipe ini orang akan menunjukkan penyesalan atas kesalahan yang diperbuat kemudian juga menyampaikan dampak yang mungkin akan terjadi akibat kesalahannya.
Misalnya : “Aku minta maaf ya, bikin kamu kesal karena sudah menunggu lama.”
2. Accepting responsibility (Menerima tanggung jawab)
Tipe maaf yang kedua adalah dengan mengungkapkan pengakuan dan tidak melimpahkan kesalah kepada pihak lain.
Contoh : “Aku minta maaf, aku salah karena nggak diskusiin ini dulu sama kamu.”
Baca Juga: 5 Tanda Ketulusan Kamu hanya Dimanfaatkan Pasangan, Kenali Pola Hubungan yang Tidak Sehat
Perlu diingat bahwa pada saat meminta maaf, kata-kata yang paling ingin didengar adalah pengakuan salah. Jadi hindari menyalahkan orang lain dan tidak mengakui kesalahan yang telah dilakukan.
3. Making restitution (memberi ganti rugi)
Pada tipe making restitution ini, pihak yang melakukan kesalahan tidak hanya mengakui kesalahannya saja tetapi juga memberikan ganti rugi. Karena kadang kala permintaan maaf tidak mempan hanya dengan menggunakan kata-kata saja.
Misalnya jika bersalah melewatkan janjian maka bisa dilakukan dengan ganti rugi waktu dengan melakukan reschedule acara yang sebelumnya gagal dilakukan.
Atau bisa juga mengganti rugi dengan barang jika merusak barang milik orang lain.
4. Genuinely repenting (tidak mengulangi kesalahan)
Permintaan maaf akan terasa sia-sia jika pada akhirnya, kesalahan yang sama akan diulangi kembali. Maka salah satu tipe apology language adalah dengan berjanji tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Tipe ini merupakan bukti nyata bahwa kesalahan yang sama tidak akan terjadi lagi. Perlu diingat bahwa seseorang harus berubah menjadi lebih baik.
Baca Juga: Meski Tidak Romantis, Ini 5 Ciri Pria Tulus Mencintaimu!
5. Requesting forgiveness (memohon pengampunan)
Tipe apology language yang selanjutnya adalah dengan memberikan waktu kepada pihak yang kamu mintai maaf.
Mereka butuh waktu dan kebebasan untuk menentukan mau memaafkan kamu atau tidak tanpa paksaan.
Contoh : “Aku tahu sulit buat maafin aku, tapi kamu mau kan maafin aku?”.***