Gaya Hidup

Jangan Terburu-buru! Ingin Resign Setelah Dapat THR? Pegawai Harus Pertimbangkan 2 Hal Penting Ini

Oleh: Awit Wiarni Sabtu 22 Apr 2023, 06:57 WIB
Ilustrasi pegawai

AYOJAKARTA.COM –- Hari Raya Idul Fitri membuat para pegawai mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari biasanya karena mendapatkan THR.

Tidak sedikit dari pegawai yang berpikir untuk melakukan resign pada tempat kerja saat ini setelah mendapat uang THR.

Hal ini didorong oleh adanya perasaan tidak nyaman pada tempat kerja saat ini, jadi begitu mendapat gaji sekaligus THR, sejumlah pegawai berpikir bahwa ia sudah memiliki cukup bekal untuk pindah tempat kerja.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! 5 Langkah Rekrutmen Bersama BUMN, Kesempatan Habis Lebaran Jadi Pegawai ASN

Dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker (17/4/2023), ada 2 hal penting yang harus diperhatikan sebelum pegawai memilih untuk resign, yaitu :

1. Perhatikan saldo rekening

Pegawai yang berniat untuk resign setelah mendapat THR harus melihat ke saldo rekeningnya terlebih dahulu.

Harus dipastikan bahwa saldo yang berada di rekening minimal sebanyak 6 kali pengeluaran per bulan. Jadi apabila pengeluaran rata-rata per bulan adalah Rp 4 juta, maka saldo yang harus ada di rekening adalah Rp 24 juta.

Jumlah ini merupakan ketentuan minimum seseorang untuk aman dalam masalah finansial, karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi ke depannya.

Baca Juga: Asik! Rekrutmen Bersama BUMN Segera Dibuka, Berikut Ini Tahapan Seleksinya

Jika saldo masih di bawah itu adri saldo minimal tersebut maka keputusan untuk resign harus dipertimbangkan kembali.

2. Sudah ada tawaran kerja baru

Harus dipastikan bahwa pegawai yang akan resign sudah memiliki tawaran pekerjaan baru yang lebih memiliki kelebihan dibandingkan dengan pekerjaan saat ini.

Misalnya saja tempat kerja baru berada lebih dekat dengan hunian pegawai, jam kerjanya lebih sesuai seperti yang diinginkan, gaji yang lebih baik, menyediakan tunjangan-tunjangan yang diperlukan.

Namun jika pegawai yang ingin resign belum memiliki tawaran kerja baru makan ia akan menempatkan dirinya pada posisi yang sulit.

Baca Juga: Segera Dibuka! Ini Syarat Dokumen Rekrutmen Bersama BUMN 2023, Lengkapi Mulai dari Sekarang

Karena setelah resign pasti pendapatannya akan terhenti dan pengeluaran untuk kebutuhan sehari0hari akan terus berjalan.

Jika terlalu lama untuk mendapatkan pekerjaan baru maka dikhawatirkan bisa menghabiskan jumlah rekening yang ada.

Ketika pegawai sudah memiliki saldo rekening 6 kali dari pengeluarannya dan sudah memiliki tawaran kerja baru, ia bisa mulai lakukan persiapan untuk resign.

Jika keadaannya justru sebaliknya, maka pegawai dianjurkan untuk bertahan di tempat kerja saat ini sampai memiliki jumlah tabungan yang cukup dan memiliki tawaran kerja baru yang lebih baik.***(Awit Wiarni)

Reporter Awit Wiarni
Editor Wahyu Vitaarum