AYOJAKARTA.COM -- Alasan induk kucing yang suka memakan anaknya sendiri ternyata disebabkan oleh banyak hal.
Seperti yang diketahui, induk kucing yang kerap memakan anaknya bukan lah suatu pemandangan yang asing bagi manusia.
Namun siapa sangka, sang induk kuncing yang memakan anaknya ternyata memiliki alasan tersendiri, mulai dari kondisi kesehatan hingga ulah manusia.
Baca Juga: Sosok Kucing Setia di Makam Eril, Ridwan Kamil Nitip Pesan untuk Jagain Putra Tercintanya!
Dilansir dari hepper via Yoursay.id, berikut adalah 5 alasan induk kucing memakan anaknya sendiri.
1. Anak Lahir dalam Kondisi Tidak Sehat
Apabila anak kucing lahir dalam kondisi sakit, cacat, atau memiliki tingkat harapan hidup yang rendah berkemungkinan besar dimakan oleh induknya. Hal ini dilakukan supaya anak-anaknya dapat terhindar dari penderitaan rasa sakit. Sang induk dapat mengetahui anaknya yang tengah mengalami sakit parah lewat Indra penciuman. Seperti dilansir dari jurnal artikel pawschichago, kucing memiliki setidaknya 200 juta sensor bau yang terdapat pada hidungnya.
Nah, di alam liar, jika anak kucing mengalami kondisi sakit parah dan kemudian mati, induk kucing akan segera memakannya, hal ini mereka lakukan supaya sarang terhindar dari kuman penyakit dan endusan kawanan predator.
2. Kekurangan Sumber Makanan
Seusai proses lahiran, beberapa jenis kucing akan berupaya keras untuk memulihkan kondisinya selama 3 hari atau lebih. Sementara itu, kucing perlu makan dan minum dalam periode tersebut. Bila tidak mendapatkan sumber makanan, maka induk kucing tak memiliki pilihan selain memakan anaknya.
3. Kurang Berpengalaman
Kasus ini termasuk langka, hal ini biasa terjadi bila induk kucing masih tergolong belia atau baru pertama kali merasakan memiliki anak. Pola mengasuh Induk kucing baru ini cenderung kasar, sehingga menyebab anak cacat bahkan tewas tanpa disengaja. Tidak punya pilihan lain, mereka kemudian memakan anaknya.
Baca Juga: Pecinta Kucing Wajib Tahu! Hotel Ini Berikan Penawaran Menginap Menarik Untuk Anda !
4. Kekurangan Gizi atau Malnutrisi
Ketika Induk kucing kesulitan menemukan sumber makanan, lebih-lebih tengah mengalami malnutrisi, mereka rentan memakan anaknya yang masih kecil. Induk kucing juga terkadang terlihat memakan plasentanya sendiri.
Hal sama juga dilakukan induk kucing kepada anak yang lahir cacat atau prematur dengan alasan agar dapat menghasilkan cukup ASI bagi anak-anak kucing lain yang lahir dalam kondisi normal.
5. Ulah Manusia
Manusia terkadang menyaksikan induk kucing kerap memindah-mindahkan anak mereka ke satu tempat ke tempat lain. Hal ini bisa disebabkan oleh campur tangan manusia. Nah, kamu tidak disarankan untuk memegang anak-anak kucing yang baru saja melahirkan dengan alasan apapun, baik itu mengobati atau menyingkirkan anak mereka yang tengah sakit atau sudah mati.
Baca Juga: Hari Kucing Sedunia, Google Beri Game Cakar yang Lucu dan Bisa Bunyi Meong
Induk kucing bisa saja berpikiran bahwa tempat yang mereka huni tak aman dari bahaya, sehingga mereka akan mengangkutnya ke tempat lain. Nah, apabila mereka kepayahan atau tidak bisa mengangkut mereka sama sekali, besar kemungkinan anak kucing akan dimakan.
Kamu juga sebaiknya tidak mendekati sarang kucing liar apalagi sampai memegang anak-anak mereka. Hal ini dapat memicu induk kucing sukar mengenali bau anak mereka dan malah menganggapnya sebagai predator atau penyusup. Sehingga, induk kucing takkan segan menyerang atau bahkan memakan mereka demi melindungi anak yang lain.
Itulah tadi 5 alasan induk kucing memakan anaknya sendiri. Nyatanya, kasus Induk kucing yang memakan anaknya sendiri lebih sering terjadi pada para kucing yang hidup di alam liar atau kucing liar yang tidak memiliki majikan tanpa mendapat makanan dan tempat berteduh.*** (Yoursay.id)