AYOJAKARTA.COM--Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika masih menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Ini lantaran Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika tengah menjalani proses perceraian.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Anne Ratna Mustika telah menggugat Dedi Mulyadi pada 19 September lalu.
Baca Juga: Anne Ratna Gugat Cerai Sang Suami, Dedi Mulyadi: Hatinya Sembarangan Diberikan pada Orang
Pada saat itu, belum diketahui penyebab atau alasan mengapa Anne Ratna Mustika memilih untuk berpisah dengan Dedi Mulyadi.
Kini proses persidangan keduanya sudah masuk ke persidangan yang ketiga, setelah Dedi Mulyadi tidak hadir dalam dua persidangan sebelumnya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Dapat Pelukan dari Nyi Hyang: Hanya Dekapannya yang Mampu Menghangatkan
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Juragan 77, sidang ketiga Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika digelar di Pengadilan Agama Purwakarta dengan tahap mediasi.
Sidang ketiga Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika cukup menyita perhatian publik.
Pasalnya Dedi Mulyadi terlihat mengulurkan tangan ke Anne Ratna Mustika untuk berjabat tangan.
Ini menjadi perhatian masyarakat lantaran Anne Ratna Mustika terlihat cuek ketika Dedi Mulyadi mengulurkan tangan.
Meskipun tetap bersalaman dengan Dedi Mulyadi, sikap Anne Ratna Mustika dinilai tidak baik.
Baca Juga: Kesempatan Terakhir Mediasi, Kang Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika Rujuk?
Kini terungkap alasan Dedi Mulyadi mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Anne Ratna Mustika.
Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa ia mengulurkan tangannya untuk bersalaman sebagai bentuk hormat.
Baca Juga: Nyesek! Istri Dedi Mulyadi Tak Hiraukan Kehadiran dan Jabatan Tangan Suaminya Malah Asyik Main HP
“Ada satu hal pesan saya bahwa kita menghormati itu jauh lebih baik daripada selalu dihormati,” ungkapnya.
Selain itu, Dedi juga menjelaskan bahwa mengulurkan tangan adalah bentuk tindakan terhormat yang ia lakukan.
Baca Juga: Belum Resmi Cerai, Anne Ratna Tak Salim Cium Tangan ke Dedi Mulyadi Jadi Sorotan
Ini karena pria yang akrab disapa Kang Dedi ini masih menghormati Anne walaupun Bupati Purwakarta tersebut yang melayangkan gugatan cerai.
“Kita berdiri lebih baik daripada yang sering selalu dihormati, kita mengulurkan tangan lebih baik daripada selalu diberi uluran tangan," jelasnya.
Menurut Dedi, mengulurkan tangan untuk bersalaman adalah sebuah tindakan yang tidak merugikan.
"Jadi tak akan rugi kita melakukan sesuatu yang terhormat, sekali lagi tak ada kerugiannya, jika kita tetap menghormati, tak ada ruginya kita mengulurkan tangan pada siapapun meski yang diulurkan berat hati menerimanya,” pungkasnya.***