Hiburan

Trending Konten Sedekah Wirda Mansur, Penulis Kalis Mardiasih Kritisi Poin Ini

Oleh: Fany Susan Anggraini Jumat 21 Okt 2022, 15:45 WIB
Trending Konten Sedekah Wirda Mansur

AYOJAKARTA.COM - Nama selebgram Wirda Mansur kembali mencuat setelah kontennya terkait sedekah ramai diperbincangkan khalayak ramai.

Dalam kontennya, wirda membahas mengenai perhitungan jumlah sedekah yang harus ia berikan setelah membeli mobil senilai Rp1,4 Miliar.

Pernyataan tersebut sontak mengundang komentar dari berbagai warganet, tak terkecuali penulis Kalis Mardiasih.

Baca Juga: Yusuf Mansur Tanggapi Isu Perjodohan Wirda Mansur dan Rizky Billar: Mudah-mudahan ke Depan Nggak Sembrono

Wirda menyebut ia sudah bersedekah lebih dari perhitungan yang ia buat, dibandingkan dengan mobil yang dia miliki.

“Mobil ini seharga Rp1,4 Miliar, jadi aku harus sedekah kurang lebih Rp150 juta. Tapi aku sedekah sebesar Rp200 juta,” ujar Wirda

Pernyataan Wirda memantik komentar dari penulis dengan followers 176,8 ribu pengikut di Twitter, yakni Kalis Mardiasih.

Baca Juga: Yusuf Mansur Ngaku Jadi Komisaris Grab, Ini 9 Kehaluan Wirda Mansur yang Kompak dengan Sang Ayah

Kalis melontarkan beberapa kritikan untuk menanggapi pernyataan wirda, yang dituangkan dalam akun Twitter pribadinya @mardiasih.

Sedekah dalam Islam adalah distribusi pendapatan. Menurut surat Al Hasyr ayat 7 yang menyatakan agar kekayaan itu tidak beredar di orang kaya yang itu-itu saja,” ujarnya dalam sebuah unggahan twitter.

Kalis juga menambahkan keterangan mengenai harta kekayaan dalam perspektif islam.

Baca Juga: Wirda Mansur Pamer Segepok Uang, Netizen: Awas Jangan Sampai Kayak Indra Kenz

“Dalam Islam kekayaan tidak boleh ditimbun, harta kita bukan 100% milik kita. Kita bukan memberi, tapi mengembalikan hak kaum marjinal.

Setelah itu, Kalis menerangkan poin kedua dari kritikan yang dia berikan pada Wirda Mansur.

“Pemahaman konsep sedekah untuk mendapatkan kekayaan yang lebih itu berbahaya sekali.”

Baca Juga: Anak Syekh Ali Jaber Senang Dijodohkan dengan Wirda Mansur

Penulis yang berhijab tersebut juga menambahkan poin penting mengenai hal ini.

“Pemahaman tersebut jadi menganggap orang yang berhak menerima sedekah semata objek. Kemiskinan menjadi objek poverty porn untuk orang-orang kaya. Bukan malah mempertanyakan konsep adil: kenapa mereka miskin dan saya kaya banget?,” tutur Kalis.

Kalis juga membagikan sudut pandangnya mengenai pernyataan Wirda yang menjadi Kontroversi ini.

Baca Juga: Yusuf Mansur Sarankan Lesti Kejora Maafkan Kesalahan Rizky Billar: Cari yang Sempurna Sulit

“Tujuannya jadi malah bukan distribusi pendapatan untuk membagi kesejahteraan kepada kelompok marjinal, memikirkan bagaimana biar bisa sustain. Tapi berfokus ke diri sendiri, bagaimana biar dapat mobil 1,xx M. Gimana biar makin kaya lagi. Sedekah bukan begini. Itu pejabat namanya,” ungkap Kalis dalam tulisannya.

Di akhir tulisan tweet-nya, Kalis memberikan pernyataan pengingat tentang sedekah.

“Mari sama-sama mengingatkan diri, kalau kita ngasih sedekah itu kita sedang mengembalikan hak mereka-mereka yang karena kita, mereka kehilangan akses untuk sekadar makan, hak tempat tinggal yang layak dan aman, hak buat sekolah, dll. Itu hak mereka, barangkali kita bagian dari yg zalim,” pungkasnya.***

Reporter Fany Susan Anggraini
Editor Desi Kris